Jakarta, SeputarSumut — Brokoli merupakan salah satu jenis sayuran hijau bercabang dengan kuncup bunga berwarna ungu atau yang lebih umum berwarna hijau yang kaya akan berbagai kandungan nutrisi. Sayuran yang termasuk ke dalam famili brassica bersama dengan kembang kol, kubis, serta kale ini bisa dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun setelah dimasak.
Melansir dari laman Bbcgoodfood.com, berikut merupakan rincian penjelasan mengenai berbagai manfaat kesehatan yang terkandung di dalam sayur brokoli:
Pernik Ragam: Kaya Kandungan Nutrisi Ini Lima Manfaat Penting Konsumsi Sayur Brokoli Bagi Kesehatan Tubuh
1. Baik untuk kesehatan jantung
Khasiat brokoli yang pertama ialah sangat baik dalam menjaga kesehatan organ jantung. Berdasarkan sebuah studi yang dirilis oleh Nutrition Research, ditemukan fakta bahwa kebiasaan mengonsumsi brokoli kukus secara teratur mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan cara memangkas jumlah akumulasi kolesterol total di dalam tubuh. Di samping itu, studi lain yang dilakukan di Amerika Serikat juga menemukan bahwa peningkatan asupan sayuran dalam menu makanan, khususnya jenis sayuran brassica seperti brokoli, dapat menekan risiko penyakit jantung.
2. Mengandung senyawa pelindung kanker
Meskipun tidak terdapat satu pun jenis makanan super yang dapat mencegah kanker secara mutlak dan faktor risiko kanker tertentu tidak berkaitan dengan pola makan, terdapat bukti ilmiah bahwa menerapkan pola konsumsi makanan sehat bisa menekan risiko kanker. Salah satu elemen utama di dalam brokoli adalah zat fitokimia yang dikenal dengan nama sulforafan, yang juga menjadi pemicu munculnya rasa sedikit pahit pada brokoli.
Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa zat sulforafan bisa mengambil peran penting dalam mendongkrak proses detoksifikasi racun yang ada di udara, contohnya seperti asap rokok, serta bisa membantu mengurangi risiko jenis kanker tertentu. Riset lebih lanjut turut menunjukkan bahwa brokoli kemungkinan mempunyai sifat antikanker dan bisa meminimalkan risiko kanker prostat. Komponen kecambah brokoli merupakan sumber senyawa pelawan kanker yang jauh lebih terkonsentrasi, di mana Anda bisa dengan mudah menumbuhkan biji brokoli di area ambang jendela layaknya menanam selada air.
3. Baik untuk kesehatan mata
Sayur brokoli didapati mengandung zat karotenoid, lutein, serta zeaxanthin, yang mana dalam studi pada tahun 2003 dan 2006 silam dikaitkan dengan penurunan risiko gangguan mata akibat faktor usia, seperti katarak dan degenerasi makula. Selain itu, brokoli juga menyimpan kandungan beta-karoten yang nantinya akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A, yang mana kondisi kekurangan zat tersebut bisa memicu terjadinya rabun senja.
4. Mendukung keseimbangan hormon
Jenis sayuran brassica seperti brokoli menyimpan senyawa tanaman yang dinamakan indole-3-carbinol (I3C), yang memiliki fungsi bertindak sebagai estrogen tanaman dan bisa membantu menyelaraskan hormon lewat skema pengaturan kadar estrogen. Zat I3C juga telah memperlihatkan hasil yang menjanjikan sebagai metode untuk memangkas risiko kanker payudara serta kanker reproduksi yang diinduksi oleh estrogen pada kalangan pria maupun wanita, walaupun masih diperlukan lebih banyak penelitian lanjutan di sektor ini. Sayuran brassica seperti brokoli tampaknya memiliki pengaruh terhadap proses metabolisme estrogen dengan potensi menggesernya ke arah komposisi yang dinilai lebih baik.
5. Mendukung sistem kekebalan tubuh
Lantaran mempunyai kandungan sulfur yang melimpah, kelompok sayuran brassica seperti brokoli bisa menyokong kesehatan saluran usus dan memberikan dampak hasil berupa peningkatan pertahanan tubuh Anda dalam melawan serangan infeksi. Kondisi tersebut dapat terjadi karena unsur sulfur berguna untuk mendukung proses produksi glutathione yang teramat krusial untuk menjaga integritas lapisan usus serta menyokong fase perbaikannya. Bertindak sebagai zat antioksidan yang kuat, glutathione bekerja di seluruh bagian tubuh untuk memproteksi sel-sel dari ancaman kerusakan inflamasi.(*/jpnn)


