Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Mantan PM Najib Razak Minta Maaf ke Rakyat Malaysia, Ada Apa?

Oleh Redaksi 15
Jumat, 25 Oktober 2024
Foto: Mantan PM Najib Razak.

Mantan PM Najib Razak.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Kuala Lumpur | Datuk Seri Najib Razak meminta maaf secara terbuka kepada rakyat Malaysia terkait dengan kasus 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang terjadi semasa dirinya menjabat Perdana Menteri (PM) dan Menteri Keuangan Malaysia.

Permohonan maaf terbuka Najib Razak itu tertuang dalam pernyataan yang dibacakan oleh anaknya, Datuk Mohamad Nizar di Kompleks Mahkamah Kuala Lumpur diikuti daring di Kuala Lumpur, Kamis.

Dunia Internasional: Mantan PM Najib Razak Minta Maaf ke Rakyat Malaysia, Ada Apa?

Iklan Indako SeputarSumut

Najib mengatakan selama menjalani hukuman sepanjang 26 bulan terakhir sambil terus mengikuti berbagai perkembangan signifikan terkait kasus 1MDB, setiap hari dirinya merasa sangat tersakiti mengetahui bahwa semua penipuan di perusahaan itu terjadi ketika itu berada di bawah pengawasan dirinya sebagai Menteri Keuangan dan Perdana Menteri.

“Tidak ada hal lain yang bisa saya katakan selain meminta maaf secara terbuka kepada seluruh warga Malaysia,” kata Najib.

Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman penjara 12 tahun dan denda RM210 juta (sekitar Rp750 miliar) atas kasus penyalahgunaan kekuasaan, pencucian uang, dan pelanggaran kepercayaan pidana dalam kasus SRC International yang melibatkan dana sebesar RM42 juta (sekitar Rp149 miliar).

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Tetapi Dewan Pengampunan Wilayah Federal pada bulan Februari 2024 lalu menyetujui untuk mengurangi hukuman penjara Najib menjadi enam tahun dan mengurangi denda menjadi RM50 juta (sekitar Rp177,5 miliar).

Saat ini Najib juga sedang menghadapi empat tuduhan di pengadilan terkait penyalahgunaan kekuasaan untuk menerima suap RM2,3 miliar dana 1MDB dan 21 tuduhan pencucian uang dalam jumlah sama.

Najib mengatakan dalam sidang pengadilan baru-baru ini dan putusan bersalah atas kasus yang menimpa para eksekutif PetroSaudi di pengadilan Swiss, serta artikel terbaru yang diterbitkan The Edge, berdasarkan analisis mereka terhadap kasus tersebut serta email internal PetroSaudi, sekali lagi membuktikan bahwa dirinya bukan dalang dan bukan kaki tangan Jho Low untuk menggelapkan dana 1MDB.

Lebih lanjut ia mengatakan, rangkuman artikel terbitan The Edge menyatakan bahwa PetroSaudi dan Jho Low bersekongkol untuk menipu dirinya.

“Saya tidak sadar bahwa PetroSaudi telah mengalihkan dana 1MDB dan saya tidak langsung mengetahui bahwa saya telah menerima uang dari dana yang dikirimkan 1MDB ke PetroSaudi,” ujar Najib.

Meskipun mungkin sulit bagi sebagian orang untuk memahaminya, ia mengatakan telah diberitahu dan sejujurnya percaya pada saat itu bahwa dana yang diterimanya adalah kontribusi politik dari Pemerintah Arab Saudi.

Sebagaimana telah ditetapkan dalam proses pengadilan, memang ada dua sumbangan besar yang dikonfirmasi diterima pada 2010 dari Pemerintah Arab Saudi. Sumbangan tersebut tidak pernah menjadi subjek proses pidana atau perdata, ujar dia.

Ketika kekhawatiran muncul dan berbagai pihak mulai mempertanyakan apa yang terjadi di 1MDB, ia mengatakan seharusnya dirinya mengambil tindakan berbeda.

“Saya telah memerintahkan berbagai investigasi untuk dilakukan tetapi saya cenderung mempercayai penjelasan yang diberikan oleh dewan direksi dan manajemen 1MDB,” kata Najib.

Ia mengatakan ketika dirinya pertama kali curiga terhadap apa yang sebenarnya terjadi di 1MDB, perhatian utamanya adalah upaya memulihkan posisi keuangannya dan risiko yang ditimbulkannya terhadap hubungan diplomatik dan bilateral di tingkat tertinggi.

Najib mengatakan juga sudah pernah dihukum secara politik padahal yang jelas dirinya bukanlah dalang segala penyimpangan internal 1MDB dan bahkan tidak pernah berkolusi dengan Jho Low.

“Jadi, saya tidak boleh menjadi korban dari segi hukum. Saya masih sangat terkejut mengetahui korupsi, tindakan tidak bermoral dan pelanggaran hukum yang terjadi di 1MDB,” ujar Najib, dalam pernyataan yang juga diunggah di akun Facebook-nya.

Najib mengaku sangat menyesal atas apa yang terjadi di SRC International dan 1MDB.

“Namun memikul tanggung jawab secara hukum atas hal-hal yang tidak dilakukan atau secara sadar diketahui, adalah tidak adil bagi dirinya dan saya berharap dan berdoa agar proses keadilan akan menguntungkan saya dan membuktikan bahwa saya tidak bersalah,” kata Najib. (antara)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com