Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Senin, Mei 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Ekonomi

Maret 2023, Aset Bank Syariah di Sumatera Utara Tumbuh 3,36 Persen

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 29 April 2023
Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Bambang Mukti Riyadi.

Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Bambang Mukti Riyadi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Perbankan syariah di Sumatera Utara menunjukan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini terjadi karena animo masyarakat terhadap layanan keuangan dengan prinsip Syariah mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sebagaimana diketahui, bank syariah merupakan bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip Syariah atau syariat Islam yang melarang pengenaan bunga (riba) dan mendorong pembagian risiko menggunakan akad bagi hasil atau nisbah.

Hal itu disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan(OJK) Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Bambang Mukti Riyadi melalui rilis yang diterima, Sabtu (29/04/2023).

Berita Ekonomi: Maret 2023, Aset Bank Syariah di Sumatera Utara Tumbuh 3,36 Persen

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

Bambang menyebutkan, kinerja perbankan syariah di Sumatera Utara yang terdiri dari 7 bank umum syariah dan 8 unit usaha syariah per posisi Maret 2023 menunjukan pertumbuhan yang positif, terpantau aset bank syariah di Sumatera Utara mencapai Rp19,90 triliun dan tumbuh sebesar 3,36% secara year on year (yoy).

“Nominal itu mewakili 6,15% dari total aset bank umum di Sumatera Utara, meningkat dibanding bulan Maret tahun lalu sebesar 5,95%. Pertumbuhan aset ini juga mengindikasikan bahwa perbankan syariah semakin diminati oleh masyarakat di Sumatera Utara,”kata Bambang.

Selanjutnya, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang terkumpul di bank syariah juga mengalami peningkatan. Per Maret 2023, total DPK di bank syariah mencapai sebesar Rp18,81 triliun atau tumbuh 3,20% dari tahun sebelumnya. Di sisi lain pembiayaan juga menunjukan kinerja yang positif dengan total pembiayaan yang disalurkan sebesar Rp16,33 triliun atau tumbuh 12,00% secara yoy, lebih tinggi dibanding pertumbuhan kredit konvensional sebesar 0,14% yoy.

Berita Terkait

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Rekor Pendapatan Rp15,2 Triliun pada Kuartal I 2026 Berkat AI Hyper-Personalization

BPS Sumut Dorong Inalum dan Perusahaan Besar Lakukan Pendataan Mandiri Jelang Sensus Ekonomi 2026

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

“Porsi pembiayaan syariah terhadap total kredit di Sumatera Utara juga mengalami peningkatan dari 6,66% pada Maret 2022 menjadi 7,39% pada Maret 2023,”sebutnya.

Kemudian, beberapa rasio indikator kinerja perbankan syariah di Sumatera Utara juga menunjukan kondisi yang memadai. Rasio non performing financing (NPF) tercatat sebesar 4,10%, menunjukkan perbaikan yang signifikan dibanding Maret 2022 yang tercatat sebesar 6,41%. Sementara itu, fungsi intermediasi perbankan syariah juga menunjukkan perkembangan yang baik, terlihat dari financing to deposit ratio (FDR) yang tercatat sebesar 86,81%, meningkat dibanding Maret 2022 sebesar 79,99%.

“Perkembangan perbankan syariah memberikan dampak positif terhadap perekonomian Sumatera Utara dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam sistem Keuangan dan meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat yang sebelumnya tidak terjangkau oleh perbankan konvensional,” ujar Bambang.

Perbankan Syariah juga telah berkontribusi dalam memperkuat perekonomian termasuk sektor riil di wilayah Sumatera Utara melalui pembiayaan yang dilakukan dengan prinsip Syariah. Tercatat penyaluran pembiayaan produktif syariah terbesar disalurkan kepada sektor Perdagangan sebesar Rp1,75 triliun, diikuti dengan sektor Konstruksi sebesar Rp1,24 triliun, dan sektor Industri Pengolahan sebesar Rp1,21 triliun.

Dengan pertumbuhan perbankan syariah yang semakin pesat, diharapkan sektor keuangan syariah di Sumatera Utara dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian Sumatera Utara di masa depan.(Siong)

Tags: OJKOJK Sumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Tampil Kompetitif, Pebalap Binaan Indako Panen Podium di Seri Pembuka Motoprix Sumut 2026
  • Indosat Ooredoo Hutchison Catat Rekor Pendapatan Rp15,2 Triliun pada Kuartal I 2026 Berkat AI Hyper-Personalization
  • BPS Sumut Dorong Inalum dan Perusahaan Besar Lakukan Pendataan Mandiri Jelang Sensus Ekonomi 2026
  • Anggota DPR RI Tinjau Gudang Bulog Sumut Pastikan Stok Beras dan Minyakita Aman Selama Lima Bulan
  • Pertamina Sumbagut dan Pemprov Riau Tinjau SPBU Pastikan Stok BBM Aman Serta Tambah Pasokan 20 Persen
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.