seputar-Jakarta | Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, disebut siap maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Medan di Pilkada 2024.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum DPP Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lambok F Sihombing di kediaman Masinton Pasaribu, Jalan Raya Pkp, RT 9/RW 8, Klp Dua Wetan, Kecamatan Ciracas Kota Jakarta Timur, Minggu (16/6/2024).
Sorot Politik: Masinton Pasaribu Disebut Siap Maju Jadi Cawalkot Medan
Dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan Minggu malam, Lambok menyampaikan pernyataan itu didampingi Ketua Forum Mahasiswa Sumatera Utara-Jabodetabek, Dedi Siregar.
Kemudian ada juga eks Wasekjend Eksternal PB HMI periode 2020-2023, Nasky P Tandjung, dan aktivis HIMMAH Bima Putra serta dr Steven Simanungkalit MKM, Ketua Harian DPN Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba dan Tawuran (GEPENTA).
Dikatakan Lambok Sihombing, kepastian bagi Masinton untuk maju pada Pilkada Kota Medan 2024 tergantung pada keputusan Ketua Umum PDIP dalam memberikan penugasan ke kader. Sebagai putra daerah, Masinton dinilai memiliki niat baik untuk membangun Kota Medan.
“Tapi semua itu tergantung pada keputusan partai, dan Masinton tentu akan ikut penjaringan internal dulu nantinya,” ujar Lambok Sihombing.
“Perjalanan masih panjang, paling tidak ada beberapa bulan ke depan dan tugas kita adalah menyiapkan segala kemungkinan yang terjadi, jadi kita ikutilah prosesnya,” tambahnya.
Lambok menegaskan sebagai petugas partai, Masinton Pasaribu selalu siap jika mendapat penugasan di posisi manapun. Termasuk apabila ditugaskan partai untuk maju di Pilwalkot Medan.
Di sisi lain, Lambok dan tim yang sudah dideklarasikan mengakui selain Masinton, ada beberapa nama yang potensial maju dalam Pilkada Kota Medan 2024, diantaranta seperti Ade Jona, Akhyar Nasution, dan Aulia Rachman.
Untuk saat ini menurutnya kader PDIP yang maju, tentunya ada di posisi wakil yaitu Riana SH, dan hal tersebut wajar dan sah-sah saja berkembang di tingkat akar rumput PDIP.
“Endingnya nanti kita tunggu saja keputusan partai, yang pasti semua harus berusaha bekerja keras, sebab ini bukan perjuangan pribadi melainkan perjuangan kolektif membesarkan partai di Sumut,” pungkas Lambok. (red)


