Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Muhammadiyah Usul Sidang Isbat Ditiadakan, PBNU-Kemenag Tak Sependapat

Oleh Redaksi 15
Jumat, 8 Maret 2024
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Ketua PBNU Ahmad Fahrurozi atau Gus Fahrur menegaskan Sidang Isbat untuk menentukan awal puasa Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha tetap penting digelar oleh Kementerian Agama.

Hal ini ia sampaikan merespons pernyataan Sekretaris Umum PP Muhammadyah Abdul Mu’ti yang mengusulkan supaya Sidang Isbat ditiadakan.

Lintas Nasional: Muhammadiyah Usul Sidang Isbat Ditiadakan, PBNU-Kemenag Tak Sependapat

Iklan Indako SeputarSumut

“Saya tidak sependapat [Sidang Isbat dihapus]. menurut saya itu sidang Isbat sangat positif,” kata Gus Fahrur kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/3/2024).

Gus Fahrur melihat Sidang Isbat sebagai upaya pemerintah untuk mencari titik temu dan menyatukan segenap ormas Islam se-Indonesia agar bisa bersatu. Ia juga mengatakan penetapan awal Ramadan dan Idulfitri di berbagai negara Islam juga dilakukan oleh pemerintah.

“Makanya di berbagai negara tidak ada perbedaan penetapan awal Ramadan dan Idulfitri,” kata dia.

Berita Terkait

BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

Gus Fahrur mengatakan sangat baik bila tak ada perbedaan awal Ramadan atau awal berlebaran sehingga umat Islam dapat berhari raya dengan lebih kompak dan menyenangkan.

Ia pun berharap masyarakat mengikuti ketetapan pemerintah terkait penetapan awal Ramadan atau pada hari raya.

“Mereka mempunyai banyak tenaga ahli dari kalangan akademisi dan ulama-ulama untuk melakukan penetapan awal Ramadan dan Idulfitri sesuai standar syariat Islam,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Adib menjelaskan Sidang Isbat masih penting dilakukan karena Indonesia tidak bisa menyerahkan urusan agama sepenuhnya kepada orang per orang atau golongan.

“Sidang Isbat dibutuhkan sebagai forum bersama mengambil keputusan. Ini diperlukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan acuan bagi umat Islam untuk mengawali puasa Ramadan dan berlebaran,” ujar Adib dalam keterangan resminya, Jumat.

Adib menjelaskan Sidang Isbat penting dilakukan karena ada banyak ormas Islam di Indonesia yang juga memiliki metode dan standar tersendiri dalam penetapan awal bulan Hijriyah. Sehingga tidak jarang pandangan satu dengan lainnya berbeda seiring perbedaan mazhab serta metode yang digunakan.

Dalam prosesnya, ia mengatakan Sidang Isbat juga menjadi forum musyawarah para ulama, pakar astronomi, ahli ilmu falak dari berbagai ormas Islam.

“Hasil musyawarah dalam Sidang Isbat ditetapkan oleh Menteri Agama agar mendapatkan kekuatan hukum. Jadi bukan pemerintah yang menentukan jatuhnya awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Pemerintah hanya menetapkan hasil musyawarah para pihak yang terlibat dalam sidang isbat,” kata Adib.

Lebih jauh, Adib juga menjelaskan Sidang Isbat penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah bukan hanya dilakukan Indonesia saja, melainkan negara-negara Arab juga melakukan Isbat.

“Inilah yang menjadi nilai lebih bahwa keputusan diambil bersama, nilai-nilai demokrasi sangat tampak dengan kehadiran seluruh ormas yang hadir pada saat sidang Isbat,” katanya.

Sebelumnya Abdul Mu’ti mengusulkan sidang Isbat untuk menentukan awal Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha ditiadakan demi menghemat anggaran negara. Menurut Mu’ti, saat ini keuangan negara tidak baik-baik saja.

Mu’ti juga menilai sebetulnya hasil Sidang Isbat sudah bisa diprediksi.

“Dengan tidak diadakan Isbat, lebih menghemat anggaran negara yang secara keuangan sedang tidak baik-baik saja,” kata Mu’ti kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/3). (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com