Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

MUI & Ormas Islam Tolak Klub Malam Milik Hotman Paris di Makassar

Oleh Redaksi 15
Jumat, 31 Mei 2024
Foto: Hotman Paris

Hotman Paris saat meresmikan klub barunya di Makassar. CNN Indonesia/ilham

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Makassar | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel dan organisasi masyarakat dan mahasiswa Islam di Makassar, Sulawesi Selatan, ramai-ramai menolak tempat hiburan malam (THM) W Super Club milik pengacara kondang, Hotman Paris yang berada di kawasan Center Point Of Indonesia (CPI).

MUI Sulsel dalam pernyataan sikapnya menolak kehadiran tempat hiburan terbesar di Kota Makassar karena bakal jadi corong hadirnya berbagai macam kemaksiatan.

Lintas Nasional: MUI & Ormas Islam Tolak Klub Malam Milik Hotman Paris di Makassar

Iklan Indako SeputarSumut

“Menolak hadirnya W Super Club Makassar sebagai pusat clubbing terbesar di Makassar,” demikian bunyi pernyataan sikap MUI Sulsel di situs resminya.

MUI Sulsel dalam pernyataan sikapnya mengimbau kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperhatikan dan mengevaluasi izin W Super Club Makassar tersebut.

“Mengingat jarak antara Masjid Kubah 99 Asmaul Husna yang sangat dekat, hal ini akan mencederai icon agamis yang sangat menarik pemandangan para wisatawan,” tulis MUI Sulsel.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Halmahera Utara Tidak Berpotensi Tsunami Menurut BMKG

BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia

Ormas Islam lain yang menolak keberadaan THM tersebut yakni Pengurus Muhammadiyah Makassar, Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) dan beberapa organisasi mahasiswa, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar.

“Kami menolak dengan keras keberadaan W Super Club di Makassar. Tempat hiburan semacam itu tidak hanya merusak moralitas sosial, tetapi juga bertentangan dengan prinsip-prinsip agama dan budaya kita,” kata Ketua Umum HMI Cabang Makassar, Sarah Agussalim, Jumat (31/5/2024).

Mereka menyatakan alasan lain penolakan tersebut, karena THM milik Hotman Paris berada di dekat fasilitas pendidikan dan Masjid 99 Kubah. Masjid 99 Kubah yang merupakan rumah ibadah yang menjadi salah satu ikon Sulsel.

“Apalagi tempat tersebut berdampingan dengan masjid 99 kubah yang notabene adalah ikon rumah ibadah umat Islam di Sulsel,” tegasnya.

Ketua Muhammadiyah Makassar, KH Muh Said Abd Shamad juga telah bertemu dengan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk membahas terkait izin THM W Super Club pada Jumat agi tadi.

Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Helmy Budiman menerangkan izin W Super Club itu bukan kewenangan Pemerintah Kota Makassar. Pemkot Makassar, katanya, tak bisa berbuat apa-apa terkait hal tersebut.

“Tetapi kita sudah koordinasi dengan PTSP Pemprov Sulsel. Sebab, perihal izin yang telah diterbitkan itu tidak bisa diganggu gugat oleh Pemerintah Kota,” kata Helmy.

Helmy menuturkan bahwa NIB terbit di tahun 2023. Izin operasional yang diterbitkan sebagai izin usaha bar, 24 Mei 2024.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan keberatan yang disampaikan bersama-sama Ormas Islam di kota itu merupakan suatu momentum bagi mereka untuk menyuarakan koreksi atas aturan perizinan melalui OSS.

“Beginilah kalau OSS. Ya tiba-tiba nanti kalau ada masalah pemkot yang dapat [protes],” ucap pria yang karib disapa Danny Pomanto itu.

Oleh karena itu, kata Danny berharap otoritas aturan perizinan dikembalikan lagi ke Pemkot Makassar.

“Karena pemerintah kota lah yang paling tahu tata ruang dan lokasinya sendiri,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, CNNIndonesia.com belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Pemprov Sulsel dan Hotman Paris. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com