Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Pakistan Serang Afghanistan: 10 Orang Tewas

Oleh Redaksi 15
Selasa, 25 November 2025
Foto: Ilustrasi serangan udara.(Foto/Ilustrasi/Facebook ACE of PAF/Sindonews)

Ilustrasi serangan udara.(Foto/Ilustrasi/Facebook ACE of PAF/Sindonews)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Pemerintahan Taliban di Afghanistan pada Selasa (25/11) melaporkan adanya serangan udara yang dilancarkan Pakistan ke wilayah mereka. Insiden tragis ini mengakibatkan gugurnya 10 jiwa, termasuk sejumlah anak-anak dan seorang wanita.

​Juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, mengonfirmasi bahwa sepuluh korban tewas tersebut terdiri dari sembilan anak-anak—lima laki-laki dan empat perempuan—serta seorang wanita dewasa. Menurut Mujahid, insiden pengeboman ini terjadi hanya sehari setelah serangan bunuh diri mengguncang sebuah pos polisi di Peshawar, Pakistan.

Dunia Internasional: Pakistan Serang Afghanistan: 10 Orang Tewas

Iklan Indako SeputarSumut

​”Di Provinsi Khost, pasukan penjajah Pakistan membombardir rumah seorang warga sipil… Akibatnya, sembilan anak (lima laki-laki dan empat perempuan) serta seorang perempuan gugur sebagai syahid,” demikian pernyataan juru bicara Zabihullah Mujahid melalui platform X. Selain itu, Mujahid juga menyebutkan bahwa serangan udara yang menyasar area perbatasan Kunar dan Paktika tersebut turut melukai empat warga sipil lainnya.

​Hingga saat ini, belum ada komentar resmi yang diberikan oleh pejabat pemerintah maupun militer Pakistan terkait laporan serangan tersebut, sebagaimana dikutip dari kantor berita AFP. Sementara itu, kelompok militan mana pun belum ada yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang terjadi di Pakistan sehari sebelumnya. Walau demikian, lembaga penyiaran negara PTV sempat melaporkan bahwa para pelaku serangan tersebut diyakini merupakan warga Afghanistan.

​Presiden Pakistan Asif Zardari menuding serangan bunuh diri tersebut didalangi oleh “Fitna al-Khawarij yang didukung asing.” Istilah Fitna al-Khawarij sering digunakan oleh Islamabad untuk merujuk pada militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), sebuah kelompok yang dituduh beroperasi dari dalam wilayah Afghanistan.

Berita Terkait

Korps Garda Revolusi Iran Serang Lokasi Milik AS di Kawasan Teluk Balas Gempuran Militer Amerika

Indeks Panas di Bangkok Tembus 51,9 Derajat Celsius dan Masuk Kategori Bahaya

​Ketegangan di perbatasan kedua negara telah memburuk, terutama sejak Taliban mengambil kembali kekuasaan pada tahun 2021. Relasi Pakistan dan Afghanistan semakin memanas setelah bentrokan perbatasan yang menewaskan sekitar 70 orang di kedua sisi pada bulan Oktober lalu.

​Serangan ini juga menyusul insiden bunuh diri lainnya yang terjadi di ibu kota Pakistan, Islamabad, awal bulan ini. Serangan tersebut merenggut nyawa 12 orang dan diklaim oleh salah satu faksi Taliban Pakistan yang memiliki ideologi serupa dengan Taliban Afghanistan.

​Islamabad menanggapi serangan di ibu kota tersebut dengan menyalahkan sebuah sel militan. Mereka menuduh sel ini “dipandu pada setiap langkah oleh komando tinggi yang berbasis di Afghanistan.”

​Pertempuran perbatasan sebelumnya berhasil diakhiri dengan gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar dan Turki. Namun, pembicaraan lanjutan yang diadakan di Istanbul tidak membuahkan kesepakatan jangka panjang, khususnya karena isu keamanan menjadi titik buntu utama.

​Islamabad secara terbuka menuduh pihak Taliban memberikan perlindungan kepada militan, termasuk TTP, yang selama bertahun-tahun telah melancarkan kampanye kekerasan terhadap Pakistan. Di sisi lain, Kabul membantah keras tuduhan tersebut. Mereka balik menuding Pakistan menampung kelompok-kelompok yang bermusuhan dengan Afghanistan dan tidak menghormati kedaulatan negara mereka.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com