Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Pasar Tradisional Pusat Kebutuhan Pokok

Oleh Redaksi 15
Rabu, 24 Desember 2025
Foto: Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan audiensi APPSI Kota Medan. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa (23/12/2025).(Dok:Diskominfo Medan)

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan audiensi APPSI Kota Medan. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa (23/12/2025).(Dok:Diskominfo Medan)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut – Dinamika pasar tradisional sebagai pusat pemenuhan kebutuhan pokok terus bertahan dari masa ke masa bagi masyarakat. Kendati demikian, tantangan yang dihadapi pada era saat ini kian kompleks, terutama dengan masifnya pertumbuhan platform belanja daring serta persaingan ketat dengan pasar modern yang lebih mengedepankan aspek kenyamanan bagi pengunjung.

Kondisi tersebut menjadi sorotan utama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan audiensi dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Medan. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa (23/12/2025) ini menjadi ajang diskusi mengenai masa depan ekosistem pasar rakyat di ibu kota Sumatera Utara tersebut.

Info Medan: Pasar Tradisional Pusat Kebutuhan Pokok

Iklan Indako SeputarSumut

Rico Waas, yang didampingi oleh sejumlah pejabat seperti Asisten Ekbang Citra Effendi Capah dan Plt Dirut PUD Pasar Agus Syahputra, mengakui bahwa perubahan gaya hidup masyarakat menjadi tantangan besar. Ia menyebutkan bahwa kemudahan berbelanja dari rumah lewat aplikasi daring telah menggerus minat warga untuk berkunjung langsung ke lokasi pasar fisik.

Faktor infrastruktur juga dinilai menjadi penghambat utama bagi daya tarik pasar tradisional dibandingkan dengan gerai modern. Rico Waas menyadari bahwa persepsi masyarakat yang masih mengidentikkan pasar tradisional dengan kondisi kurang tertata dan becek harus segera diubah melalui pembenahan fasilitas serta standarisasi harga agar tetap kompetitif.

Sebagai langkah konkret menghadapi disrupsi digital, Wali Kota mendorong para pedagang pasar untuk mulai merambah sistem penjualan secara daring agar jangkauan pasar semakin luas. Selain itu, APPSI diharapkan dapat menjalankan peran strategis dalam menampung aspirasi pedagang terkait peningkatan aspek kebersihan, keamanan, serta kemudahan fasilitas pendukung lainnya.

Berita Terkait

Dibuka Wamendagri, Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah

Waspada Hujan Ringan Hingga Sedang di Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Hari Ini

Inovasi berupa pengembangan pasar tematik menjadi salah satu strategi yang diusulkan Rico untuk mendongkrak keunikan pasar di Medan. Ia mencontohkan Pasar Petisah yang berpotensi dikembangkan menjadi pusat produk spesifik layaknya pasar-pasar ikonik di Jakarta dan Bandung, guna menciptakan daya tarik wisata belanja yang lebih kuat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua APPSI Kota Medan, Muhammad Siddiq, memaparkan struktur kepengurusan baru organisasi yang kini telah memiliki 16 sekretariat di 52 pasar se-Kota Medan. Fokus utama mereka saat ini adalah memberikan advokasi kepada para pedagang agar mampu beradaptasi dan terus berkembang di tengah perubahan iklim ekonomi yang dinamis.

Siddiq menekankan bahwa pasar tradisional tetap menjadi sektor penting yang menyerap banyak tenaga kerja dan menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara terbuka. Oleh karena itu, para pedagang sangat menaruh harapan besar pada peningkatan standar kenyamanan agar konsumen merasa kembali tertarik untuk bertransaksi di pasar-pasar rakyat.

Melalui sinergi dengan Pemko Medan, APPSI berharap adanya perbaikan fasilitas fisik pasar dapat segera direalisasikan secara berkelanjutan. Upaya ini dipandang krusial untuk menghidupkan kembali marwah pasar rakyat sebagai pilar ekonomi kota di tengah gempuran persaingan pasar yang semakin kompetitif saat ini.(*/redaksi)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com