Tapanuli Selatan, SeputarSumut – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan bahwa penyaluran energi, terutama Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG), di daerah Tapanuli Selatan tetap beroperasi normal. Kepastian ini disampaikan menyusul insiden tanah longsor yang terjadi di ruas jalan Sibolga-Padang Sidempuan pada Senin (24/11) malam hingga Selasa (25/11) pagi.
Meskipun potensi keterlambatan distribusi di sejumlah lokasi dimungkinkan selama periode penyesuaian ini, stok BBM dan LPG di tingkat regional dilaporkan aman dan terkendali. Hal ini terjadi karena pergerakan kendaraan berukuran besar dibatasi di beberapa lokasi akibat longsor, yang mengharuskan Pertamina mengatur ulang jadwal suplai dari Fuel Terminal (FT) Sibolga menuju sejumlah SPBU dan agen LPG.
Kabar Daerah: Pasca Longsor Tapsel: Pertamina Jamin Suplai BBM
Untuk mengatasi dampak bencana, pola penyaluran disesuaikan melalui skema Regular-Alternative-Emergency (RAE). Dalam upaya ini, Pertamina mengoptimalkan dukungan suplai BBM untuk SPBU di lima wilayah: Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Sidempuan, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara. Produk yang didukung meliputi Pertalite, Pertamax, Biosolar, dan Dexlite, dengan dukungan suplai tambahan dari Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, FT Dumai, dan IT Medan Group.
Saat ini, Pertamina tengah berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi penanganan bencana. Kerja sama ini bertujuan ganda: memastikan jalur distribusi aman untuk dilewati dan mendukung upaya percepatan pembersihan material longsor.
Dalam komitmennya menjaga ketersediaan energi, Pertamina Patra Niaga secara berkelanjutan memonitor kondisi di lapangan, termasuk kebutuhan suplai, akses jalan, dan perkembangan cuaca, demi memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat.(Siong)

