Medan, SeputarSumut — Penguatan budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh wilayah operasional menjadi fokus utama Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata komitmen perusahaan untuk menjamin keselamatan kerja, keandalan operasional, serta memberikan perlindungan maksimal bagi para pekerja, mitra, hingga masyarakat luas.
Membangun ekosistem pengelolaan K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif menjadi semangat yang diusung dalam peringatan tahun ini. Rangkaian agenda Bulan K3 di lingkungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut tersebut dilangsungkan pada periode 2–13 Februari 2026 dengan melibatkan seluruh elemen pekerja, mitra kerja, hingga pemangku kepentingan operasional di berbagai unit.
Berita Ekonomi: Penguatan Budaya HSSE Fokus Utama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut
Momentum Bulan K3 ini dinilai sangat krusial oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, untuk memperkokoh dedikasi seluruh insan perusahaan dalam mengutamakan aspek keselamatan pada setiap lini.
“Bagi kita semua, Bulan K3 adalah pengingat bahwa prioritas utama dalam tiap aktivitas operasional adalah keselamatan kerja. Pertamina Patra Niaga memiliki komitmen kuat dalam menciptakan budaya HSSE yang inklusif, kolaboratif, serta berkelanjutan demi menyokong layanan energi yang andal dan aman bagi publik,” jelas Sunardi.
Program-program edukatif dan praktis mewarnai jalannya peringatan ini, mulai dari pelatihan safetyman bagi pengawas dan operator SPBU, kompetisi safetyman, hingga pembekalan bagi first aider. Selain itu, terdapat pula inisiatif Safety for Kids untuk mengedukasi anak-anak, simulasi tanggap darurat, pelatihan defensive driving, program HSSE Goes to School, Healthy Talk, serta pembinaan kepatuhan bagi para kontraktor.
Optimalisasi standar keselamatan di lingkungan kerja juga dilakukan melalui HSSE Compliance League, inspeksi rutin pada fasilitas operasional, serta refreshment CSMS bagi para mitra kerja. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan ini dapat memicu peningkatan kesadaran serta kepatuhan yang lebih tinggi terhadap prosedur keselamatan kerja di seluruh titik operasional perusahaan.
“Kepatuhan pekerja dan akuntabilitas pimpinan terus kami perkuat melalui peringatan ini guna membangun budaya keselamatan yang ajek. Kami mendorong setiap insan Pertamina dan mitra kerja untuk senantiasa peduli serta saling mengingatkan satu sama lain demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan tercapainya target zero accident,” tegas Sunardi.
Implementasi HSSE kini dipastikan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bukan sekadar kewajiban formal perusahaan, melainkan telah menyatu menjadi budaya kerja harian. Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas distribusi energi kepada masyarakat agar tetap berjalan secara selamat, aman, dan berkelanjutan.(Siong)

