Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Penyelamatan Medis di Kilimanjaro Berakhir Pilu

Oleh Redaksi 15
Jumat, 26 Desember 2025
Foto: Insiden memilukan menimpa misi penyelamatan medis di Gunung Kilimanjaro.(Foto: tanzaniatimes.net)

Insiden memilukan menimpa misi penyelamatan medis di Gunung Kilimanjaro.(Foto: tanzaniatimes.net)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Insiden memilukan menimpa misi penyelamatan medis di Gunung Kilimanjaro, puncak tertinggi di benua Afrika, setelah sebuah helikopter evakuasi jatuh saat berupaya menjemput pendaki yang sedang sakit.

​Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah lima orang dinyatakan tewas dalam kecelakaan helikopter tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh laman berita ABC News.

Dunia Internasional: Penyelamatan Medis di Kilimanjaro Berakhir Pilu

Iklan Indako SeputarSumut

​Peristiwa maut ini terjadi pada tengah pekan ini di salah satu jalur pendakian yang paling sering dilewati wisatawan, menurut konfirmasi dari Komandan Polisi Regional Kilimanjaro, Simon Maigwa.

​Tujuan penerbangan helikopter tersebut awalnya adalah untuk mengevakuasi seorang pasien yang melakukan pendakian melalui jasa perusahaan wisata Boby Camping.

​Pihak kepolisian memastikan tidak ada satu pun korban selamat dalam tragedi ini, di mana kelima korban tewas meliputi satu orang dokter lokal yang merupakan tim medis dan dua warga negara asing yang merupakan pasien.

Berita Terkait

Korps Garda Revolusi Iran Serang Lokasi Milik AS di Kawasan Teluk Balas Gempuran Militer Amerika

Indeks Panas di Bangkok Tembus 51,9 Derajat Celsius dan Masuk Kategori Bahaya

​Selain tim medis dan pasien, seorang pilot helikopter serta satu orang pemandu wisata juga turut menjadi korban jiwa dalam kecelakaan helikopter tersebut.

​Lokasi jatuhnya helikopter berada di zona ketinggian ekstrem, tepatnya pada posisi lebih dari 4.000 meter (13.100 kaki) di atas permukaan laut di antara Puncak Kibo dan Barafu Camp.

​Jalur pendakian di area tersebut dikenal sebagai salah satu rute terakhir yang harus ditempuh pendaki untuk mencapai puncak utama Kilimanjaro yang menjulang setinggi 5.895 meter.

​Kilimanjaro Aviation, perusahaan penyedia layanan evakuasi medis udara, diketahui sebagai pemilik helikopter yang jatuh tersebut, namun hingga kini manajemen perusahaan masih belum merilis pernyataan resmi.

​Penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya pesawat telah dimulai oleh Otoritas Penerbangan Sipil Tanzania (TCAA) pada Kamis (25/12) berdasarkan regulasi keselamatan penerbangan internasional.

​Layanan evakuasi helikopter selama ini memang menjadi tumpuan utama di Gunung Kilimanjaro untuk menyelamatkan para pendaki yang mengalami cedera atau terkena penyakit ketinggian (altitude sickness).

​Namun, tantangan penerbangan di kawasan tersebut sangatlah berat karena pilot harus berhadapan dengan kondisi cuaca yang berubah sangat cepat serta lapisan udara yang tipis di ketinggian ekstrem.

​Peristiwa ini menjadi catatan kelam yang sangat jarang terjadi, mengingat insiden kecelakaan pesawat besar terakhir di wilayah Kilimanjaro tercatat pada November 2008 yang merenggut empat nyawa.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com