Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Perang Suku di Wamena Jayawijaya Akibatkan 13 Orang Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi

Oleh Redaksi 15
Senin, 18 Mei 2026
Foto: Insiden perang suku yang pecah di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.(Istimewa)

Insiden perang suku yang pecah di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.(Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Insiden perang suku yang pecah di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, dilaporkan telah menelan korban jiwa hingga mencapai 13 orang meninggal dunia serta mengakibatkan 19 orang lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan data penanganan medis terkini, dari belasan korban yang terluka tersebut, tiga individu di antaranya teridentifikasi menderita luka dengan kategori berat, sedangkan 16 orang lainnya mengalami luka ringan. Hingga saat ini, puluhan warga yang menjadi korban luka dalam pertikaian tersebut masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena.

“Berdasarkan data update terbaru korban perang suku yang meninggal dunia 13 orang,” kata Kasi Humas Polres Jayawijaya, Ipda Efendi Al Husaini kepada detikcom, Minggu (17/5).

Lintas Nasional: Perang Suku di Wamena Jayawijaya Akibatkan 13 Orang Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi

Iklan Indako SeputarSumut

“Korban luka berat berjumlah tiga orang. Sementara luka ringan berjumlah 16 orang,” katanya.

Dampak dari eskalasi bentrokan ini juga memaksa sebanyak 789 penduduk setempat untuk meninggalkan kediaman mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dari total ratusan jiwa yang mengungsi tersebut, tercatat ada sebanyak 298 anak-anak serta 122 warga dengan usia lanjut (lansia). Jika ditinjau berdasarkan klasifikasi jenis kelamin, para pengungsi tersebut terdiri dari 315 orang berjenis kelamin pria dan 476 orang wanita. Di sisi lain, aparat kepolisian setempat hingga kini masih terus melakukan proses pendataan guna memastikan jumlah bangunan yang mengalami kerusakan maupun yang hangus dibakar massa selama aksi pertikaian berlangsung.

“Untuk pengungsi total 789 orang diantaranya 298 anak-anak, 122 lansia. Sementara jumlah berdasarkan jenis kelamin 315 pria dan 476 wanita,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kemenko PMK dan BMKG Minta Pemerintah Daerah Perkuat Antisipasi Dampak El Nino Kuat 2026

Presiden Prabowo Subianto Menegaskan Keberanian Menghadapi Persoalan Menjadi Kunci Keberhasilan Negara

Berdasarkan garis kronologinya, konflik bersenjata di Wamena ini melibatkan kelompok dari Suku Pirime (Lanny) berhadapan dengan Suku Kurima (Woma). Perselisihan fisik tersebut pada awalnya meletus di wilayah Distrik Woma, Jayawijaya, pada Kamis (14/5), sebelum akhirnya meluas secara masif ke sejumlah titik lokasi lain di area Jayawijaya hingga Jumat (15/5). Selama jalannya pertikaian antar-kelompok tersebut, kedua belah pihak yang bertikai didapati saling menyerang dengan memanfaatkan senjata tajam serta busur panah.

Mengenai akar permasalahan, Kapolda Papua, Irjen Patrige R Renwarin, memaparkan bahwa konfrontasi keras antar-kelompok warga itu dipicu oleh perkara kecelakaan lalu lintas di masa lampau yang sempat merenggut nyawa seorang anggota dewan (DPRD) asal Lanny Jaya pada tanggal 17 Mei 2024 yang lalu. Hubungan kedua belah pihak kembali merenggang dipicu oleh ketidaksepahaman mengenai nominal atau proses pembayaran denda adat pascainsiden maut tersebut.

“Konflik berawal dari pertikaian lama yang kembali memanas akibat persoalan denda adat pasca peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menewaskan anggota DPR dari Lanny Jaya pada tahun 2024,” kata Irjen Patrige dalam keterangannya, Jumat (15/5).

Hingga saat ini, pihak Kapolda belum bersedia memberikan penjelasan secara lebih mendalam mengenai detail perkara denda adat yang dipersoalkan oleh kedua kelompok. Kendati demikian, situasi di lapangan dilaporkan kian rumit dan tidak terkendali setelah upaya mediasi yang digelar untuk merundingkan penyelesaian pembayaran denda adat menemui jalan buntu, yang pada akhirnya memicu aksi saling serang secara terbuka. Kondisi semakin memburuk menyusul adanya insiden runtuhnya sebuah fasilitas penyeberangan umum di tengah kepanikan warga yang terlibat.

“Tragedi bertambah setelah jembatan gantung di Kali UE roboh saat dilintasi massa, yang menyebabkan puluhan warga hanyut dan hilang,” ucapnya.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • DPRD Gelar Paripurna HUT Kota Medan, Ajak Semua Pihak Wujudkan Medan Bertuah
  • PT Agincourt Resources Resmikan Taman Ecobrick Sopo Daganak Tapanuli Selatan Guna Kurangi Sampah Plastik
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Kolaborasi Gelar Seminar Halal Food dan Tourism di Lhokseumawe
  • Kebakaran Ruko Laundry di Binjai Barat Diduga Akibat Korsleting Listrik Kerugian Ratusan Juta
  • Maroko Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com