Jakarta, SeputarSumut — Pertarungan sengit terjadi dalam lanjutan babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Iran melawan Selandia Baru. Pertandingan tersebut berakhir tanpa pemenang dengan skor sama kuat 2-2, di mana skuad Team Melli berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk menahan imbang perlawanan sengit dari armada All Whites.
Dalam laga yang diselenggarakan di SoFi Stadium, Inglewood, pada Selasa (16/6/2026) pagi WIB, para pesepak bola Iran memperlihatkan rasa percaya diri yang tinggi kala merumput di Amerika Serikat. Kendati sempat didera oleh berbagai macam persoalan non-teknis menjelang bergulirnya pertandingan, skuad besutan pelatih Amir Ghalenoei tersebut tetap mampu memperagakan permainan yang gigih dan ngotot sepanjang laga berjalan.
Update Olahraga: Pertandingan Sengit Grup G Piala Dunia 2026 Iran Tahan Imbang Selandia Baru Dua Sama
Selandia Baru berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Pemain depan Elijah Just sukses menggetarkan jala gawang yang dikawal oleh penjaga gawang Iran Alireza Beiranvand, setelah memaksimalkan operan matang berupa assist dari Chris Wood.
Situasi tertinggal satu gol tersebut tidak lantas membuat barisan pemain Iran menjadi panik di atas lapangan. Komando serangan yang dimotori oleh Mehdi Taremi dan rekan-rekan berulang kali melahirkan ancaman ke lini pertahanan lawan, hingga akhirnya usaha tersebut membuahkan hasil manis pada menit ke-32.
Pemain bertahan Ramin Rezaeian sukses menceploskan bola ke dalam gawang Selandia Baru melalui sebuah sontekan terarah di dalam area kotak penalti. Gol tersebut tercipta berkat skema serangan rapi yang dibangun oleh punggawa Iran dari sektor sayap, sekaligus mengubah kedudukan di papan skor menjadi imbang 1-1.
Pasca-lahirnya gol penyeimbang tersebut, motivasi bermain skuad Iran kian meningkat dan kembali melahirkan sejumlah peluang emas. Bahkan menjelang berakhirnya paruh pertama, Iran sempat mencetak gol tambahan melalui sundulan kepala Ali Nemati yang memanfaatkan situasi kemelut bola mati, namun hakim garis segera mengangkat bendera pertanda terjadinya offside sehingga gol tersebut dianulir. Momen krusial itu sekaligus menandai berakhirnya paruh pertama dengan skor 1-1 saat turun minum.
Ketika babak kedua dimulai, Iran langsung mengambil inisiatif menyerang dengan sangat baik. Tepat pada menit ke-48, pemain pengganti Mehdi Ghayedi yang baru menginjakkan kaki di lapangan mendapatkan ruang tembak yang ideal usai menerima skema sepak pojok, akan tetapi bola hasil tendangannya masih mampu diblok oleh barisan pertahanan Selandia Baru.
Memasuki menit ke-54, justru Selandia Baru yang berhasil membalikkan kedudukan untuk kembali unggul melalui gol kedua dari Elijah Just. Ia dengan tenang menyelesaikan sodoran bola yang kembali dikirimkan oleh Wood untuk menaklukkan kiper Iran, sehingga skor berubah menjadi 2-1 bagi keunggulan All Whites.
Dua menit berselang dari gol tersebut, Iran hampir saja menyamakan kedudukan lewat sebuah skema serangan cepat, namun wasit kemudian meniup peluit lantaran pergerakan pemain Iran dinilai sudah berada dalam posisi offside oleh hakim garis.
Gelombang serangan Iran akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64 untuk mengubah skor menjadi 2-2. Penyerang Mohammad Mohebbi sukses menyundul umpan silang terukur yang dikirimkan oleh Ramin Razaeian, sehingga bola bersarang lurus ke dalam gawang Selandia Baru yang dikawal oleh kiper Max Crocombe.
Setelah jeda minum paruh kedua, intensitas serangan Iran kian meningkat dan lebih mendominasi tekanan ke kubu Selandia Baru. Alur serangan Team Melli banyak bertumpu pada sektor sayap kiri melalui pergerakan lincah dari kaki Mehdi Ghayedi, yang dinilai cukup merepotkan barisan pertahanan Islandia.
Sementara itu, kubu Selandia Baru mencoba untuk menerapkan strategi serangan balik cepat pada menit-menit akhir pertandingan. Kendati demikian, upaya tersebut dapat diredam dengan baik oleh lini belakang Iran yang tetap fokus menjaga kerapatan benteng pertahanan menjelang peluit panjang ditiup.
Hingga masa tambahan waktu selama lima menit berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua kesebelasan. Laga antara Iran melawan Selandia Baru resmi berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil ini membuat persaingan di papan klasemen Grup G Piala Dunia 2026 menjadi sangat ketat, lantaran seluruh tim kini sama-sama baru mengemas satu poin setelah pada pertandingan dini hari tadi Belgia vs Mesir juga menyudahi laga dengan skor imbang 1-1.
Susunan Pemain
Iran: Alireza Beiranvand, Ramin Rezaeian, Shojae Khalilzadeh, Ali Nemati, Milad Mohammadi, Aria Yousefi (Mehdi Ghayedi 45′), Saeid Ezatolahi, Saman Ghoddos (Ehsan Hajsafi 65′), Mohammad Mohebi, Mehdi Taremi (Amirhossein Hosseinzadeh), Shahriyar Moghanlou (Ali Alipour 53′)
Selandia Baru: Max Crocombe, Liberato Cacace (Ben Old 68′), Michael Boxall, Finn Surman, Tim Payne (Callan Elliot 78′), Marko Stamenić, Joe Bell, Elijah Just, Sarpreet Singh, Callum McCowatt (Ryan Thomas 68′), Chris Wood.(*/dtk)

