Jakarta, SeputarSumut — Insiden kecelakaan fatal menimpa satu unit pesawat latih militer Taiwan yang jatuh hingga mengakibatkan dua orang pilot di dalamnya meninggal dunia pada Selasa (2/6). Peristiwa nahas tersebut berlangsung sewaktu armada udara ini tengah dipergunakan untuk menjalankan misi latihan simulasi kegagalan pada bagian mesin.
Keterangan dari Kementerian Pertahanan Taiwan memaparkan bahwa armada udara jenis T-34 tersebut dilaporkan jatuh tepat pada pukul 08.08 waktu setempat atau pukul 00.08 GMT. Adapun titik lokasi kecelakaan berada di area ujung utara landasan Pangkalan Udara Gangshan yang terletak di wilayah kota pelabuhan Kaohsiung, Taiwan bagian selatan.
Dunia Internasional: Pesawat Latih Militer Taiwan Jatuh Saat Latihan Simulasi Kegagalan Mesin Dua Pilot Tewas
Langkah cepat diambil oleh pihak Angkatan Udara Taiwan yang langsung membentuk tim satuan tugas khusus guna melakukan penyelidikan mendalam atas pemicu terjadinya kecelakaan. Terkait identitas dari kedua awak pesawat yang gugur tersebut, otoritas terkait hanya merilis keterangan berdasarkan pangkat serta nama keluarga mereka saja, yakni Letnan Kolonel Lu dan Guo.
Ungkapan rasa kehilangan disampaikan langsung oleh Presiden Lai Ching Te yang menyatakan dirinya ‘sangat berduka’ atas hilangnya nyawa kedua penerbang militer tersebut. Dalam pernyataannya, ia menyematkan sebutan sebagai sosok ‘heroik’ kepada kedua pilot militer itu sekaligus melayangkan rasa terima kasih yang mendalam atas segala ‘pengorbanan dan dedikasi’ yang telah mereka berikan untuk Taiwan.
Saat dimintai konfirmasi mengenai rincian lebih mendalam perihal peristiwa kecelakaan ini oleh media AFP, pihak juru bicara Angkatan Udara memberikan penolakan untuk memaparkan detail tambahan.
Walakin, merujuk pada informasi yang dimuat dalam situs resmi Kementerian Pertahanan Taiwan, jajaran Angkatan Udara Taiwan diketahui mengandalkan armada pesawat baling-baling bermesin tunggal hasil rakitan perusahaan Beechcraft sebagai sarana transportasi pelatihan utama bagi para calon pilot mereka.
Unit pesawat tipe tersebut dilaporkan pertama kali mendarat dan dikirimkan untuk memperkuat militer Taiwan pada tahun 1984 silam.
Musibah jatuhnya pesawat militer ini bukan menjadi yang pertama kali terjadi di tahun ini. Pada bulan Januari lalu, satu unit jet tempur jenis F-16 juga dilaporkan jatuh dan tenggelam ke dalam laut di kawasan lepas pantai timur Taiwan sewaktu tengah melangsungkan misi latihan rutin.
Dalam insiden awal tahun tersebut, sang pilot diyakini sempat melakukan tindakan melontarkan diri keluar dari dalam kokpit pesawat, namun proses pencarian hingga saat ini belum membuahkan hasil dan sang pilot belum berhasil ditemukan.(*/cnni)

