Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Pesawat Terbalik, Delta Air Lines Tawarkan Kompensasi Rp 489 Juta/Penumpang

Oleh Redaksi 15
Selasa, 25 Februari 2025
Foto: Pesawat Delta Air Lines terbalik setelah mendarat darurat di Toronto pada Senin (17/2/2025) pekan lalu.

Pesawat Delta Air Lines terbalik setelah mendarat darurat di Toronto pada Senin (17/2/2025) pekan lalu.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Delta Air Lines menawarkan kompensasi sebesar US$ 30.000 atau setara Rp 489 juta (kurs Rp 16.300) kepada para penumpang pesawatnya. Hal ini menyusul insiden pesawat terbalik setelah mendarat darurat di Toronto pada Senin (17/2/2025) pekan lalu.

Dilansir dari MarketWatch, Selasa (25/2/2025), total ada 80 orang penumpang di dalam Pesawat 4819 saat kejadian dan dinyatakan selamat. Sedangkan sedikitnya 21 orang mengalami luka fisik dan kini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Dunia Internasional: Pesawat Terbalik, Delta Air Lines Tawarkan Kompensasi Rp 489 Juta/Penumpang

Iklan Indako SeputarSumut

Seorang juru bicara Delta mengonfirmasi kepada MarketWatch bahwa mereka telah menawarkan US$ 30.000 kepada para penumpang. Uang kompensasi tersebut juga diberikan secara cuma-cuma atau tanpa syarat dan tidak mempengaruhi hak pelanggan.

Namun pengacara di Aviation Law Group PS, Robert Hedrick, menilai tawaran US$ 30.000 itu sebagai pembayaran di muka yang diberikan kepada mereka yang terdampak dalam kecelakaan tersebut. Hal itu tidak akan menghalangi mereka untuk melakukan tindakan hukum di kemudian hari.

“Para penumpang tidak boleh melepaskan hak apa pun sejauh menyangkut mendapatkan uang tersebut,” kata Robert kepada MarketWatch.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Hedrick telah terus menghubungi para penumpang di Penerbangan 4819, dan sedang dalam pembicaraan untuk mewakili beberapa dari mereka secara hukum.

Namun ada satu catatan, jika seseorang menerima tawaran Delta sebesar US$ 30.000 dan kemudian menempuh jalur hukum, nilai tersebut akan dipotong dari jumlah total penyelesaian. Misalnya, jika seseorang menerima tawaran US$ 30.000, dan kemudian memenangkan kasus hukum terhadap Delta sebesar US$ 500.000, maka mereka akan menerima US$ 470.000 di kemudian hari. Biaya atau komisi hukum juga akan dipotong dari potensi proses hukum di masa mendatang, tetapi tidak dari US$ 30.000 yang semula.

Pembayaran di muka seperti itu sebenarnya diwajibkan oleh Konvensi Montreal, sebuah perjanjian internasional yang meminta maskapai bertanggung jawab secara finansial atas cedera yang terjadi pada penerbangan internasional.

“Berdasarkan Konvensi Montreal, mereka [maskapai penerbangan] memiliki kewajiban untuk membayar kerusakan dan kerugian yang timbul dari kecelakaan pesawat,” kata kepala Aviation Litigation Group Rochon Genova, Vincent Genova, kepada MarketWatch.

Meskipun Delta diharuskan menawarkan beberapa bentuk kompensasi pembayaran di muka, jumlah spesifiknya tergantung pada kebijaksanaan mereka. Namun, menurut Konvensi Montreal, pembayarannya bisa sedikit di atas 280.000 dolar Kanada, atau sekitar US$ 197.000.

Sejumlah pengacara berpendapat bahwa angka kompensasi tersebut bisa lebih tinggi dari US$ 30.000. Di sinilah celah gugatan hukum di masa mendatang dapat muncul.

“Itu bukan jumlah yang wajar untuk memberi kompensasi penuh kepada mereka, tetapi itu merupakan langkah awal untuk membantu mereka mengatasi masalah keuangan dan tekanan yang dihadapi setiap orang ketika mereka tidak dapat kembali ke kehidupan normal,” kata Genova.

“Terus terang, saya pikir mereka harus menetapkan US$ 100.000 per penumpang,” kata Hedrick.

Apabila berkaca pada kasus-kasus serupa sebelumnya, kompensasinya cukup beragam. Pada tahun 2015, anak perusahaan Lufthansa, Germanwings, awalnya membayar US$ 54.250 kepada keluarga penumpang setelah kecelakaan yang menewaskan seluruh penumpang pesawat.

Sedangkan penumpang pada penerbangan U.S. Airways ‘Miracle on the Hudson’ di tahun 2009 yang mendarat di Sungai Hudson antara Manhattan dan New Jersey, hanya diberi US$ 5.000 dan pengembalian uang tiket.

Di sisi lain, gugatan hukum pertama terhadap Delta mulai berdatangan. Dalam sebuah pernyataan yang dibuat di situs web firmanya, pengacara Texas Marthinus Lourens, Andres Pereira, mengajukan gugatan hukum Kamis lalu, dan mengatakan kliennya tersiram bahan bakar jet saat pesawat terbakar.

Menurut pengaduan tersebut, Lourens menuntut ganti rugi lebih dari US$ 200.000. Gugatan lain juga diajukan di Minnesota di mana seorang penduduk negara bagian Hannah Krebs mengklaim menderita cedera ekstrem dan tekanan emosional. Ia menuntut ganti rugi dalam jumlah yang tidak diketahui.

Namun proses hukum setelah menerima pembayaran awal sebesar US$ 30.000 bisa berlangsung lama. Hal ini salah satunya karena penumpang mungkin tidak menyadari dampak penuh dari insiden tersebut untuk beberapa waktu. (CNBC)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com