Jakarta, SeputarSumut — Menjaga kebersihan mulut dan gigi merupakan salah satu faktor utama untuk memperoleh mulut yang segar dan terhindar dari aroma tidak sedap. Di samping perawatan rutin tersebut, setiap individu juga disarankan untuk lebih selektif dalam memperhatikan asupan harian mereka. Terdapat beberapa jenis asupan tertentu yang diketahui dapat membantu mempertahankan kesegaran rongga mulut secara optimal.
Kemunculan aroma tidak sedap pada area mulut sering kali menurunkan tingkat rasa percaya diri seseorang dalam berinteraksi. Kondisi ini bahkan kerap membuat seseorang merasa enggan untuk sekadar mengobrol maupun melakukan aktivitas intim seperti ciuman. Meskipun sebagian orang telah menerapkan standar kebersihan dengan rajin menggosok gigi serta membersihkan lidah, langkah-langkah tersebut terkadang masih dirasa belum cukup memadai. Rupanya, masih ada satu aspek penting yang kerap terlewatkan oleh masyarakat, yaitu kebiasaan mengonsumsi jenis makanan yang tepat.
Pernik Ragam: Pilihan Makanan Sehat Untuk Menjaga Kesegaran Mulut Dan Bebas Bau
Opsi Alami Untuk Kesegaran Napas Yang Bertahan Lama
Banyak orang mungkin memilih jalan pintas dengan menggunakan cairan berkumur atau mouthwash untuk mengatasi masalah ini. Metode tersebut memang dapat membasmi bakteri penyebab aroma tidak sedap dalam sekejap, namun efek bersih yang dihasilkan hanya bersifat temporer atau sementara saja. Sebagai alternatif, terdapat sejumlah cara alami yang bisa ditempuh, salah satunya adalah dengan rutin mengonsumsi makanan khusus. Di bawah ini merupakan beberapa jenis asupan yang sangat direkomendasikan agar rongga mulut senantiasa segar dan bebas bau dalam jangka waktu yang lama.
Daun Peterseli
Tanaman parsley atau peterseli telah lama dikenal sebagai salah satu ramuan tradisional untuk mengatasi masalah bau pada mulut. Sayuran hijau ini memiliki aroma yang khas dan segar serta diberkahi dengan konsentrasi klorofil yang sangat tinggi. Kandungan klorofil inilah yang bertindak aktif dalam memberikan efek eliminasi atau penghilang aroma yang kurang sedap. Berdasarkan hasil sebuah penelitian yang dilakukan bukan pada objek manusia, peterseli terbukti secara efektif mampu melawan keberadaan senyawa sulfur yang menjadi pemicu utama bau.
Buah Nanas
Walaupun khasiatnya belum dibuktikan melalui riset ilmiah yang mendalam, sebagian besar masyarakat memercayai bahwa buah nanas memiliki efektivitas tinggi dalam mengusir bau mulut, terutama bila diolah dalam bentuk jus. Seperti yang dilansir dari media Healthline, mengonsumsi segelas jus nanas atau beberapa potongan buah nanas segar sangat baik dilakukan setelah selesai makan sebagai sarana pembilas rongga mulut. Setelah mengonsumsinya, pastikan untuk tetap meminum air putih guna membersihkan sisa-sisa kandungan gula yang masih menempel di dalam mulut.
Buah Apel
Buah apel kaya akan kandungan zat antioksidan yang memiliki peran penting dalam membantu membersihkan timbunan bakteri serta plak pada gigi, terlebih jika buah tersebut dikonsumsi secara utuh. Aktivitas mengunyah daging buah apel secara langsung dinilai mampu menetralkan aroma tidak sedap sehingga membuat embusan napas menjadi jauh lebih wangi. Manfaat kesehatan ini diperoleh berkat adanya kandungan senyawa polifenol yang memiliki khasiat sebagai zat antibakteri. Senyawa polifenol ini bekerja dengan cara menghambat aktivitas bakteri penghasil sulfur sehingga kadar bau dapat berkurang secara signifikan.
Yogurt Tawar
Sebagaimana yang dipublikasikan oleh media Very Well Health, kebiasaan mengonsumsi produk yogurt tawar secara teratur dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mikrobioma di dalam usus. Kondisi mikrobioma usus yang terjaga dengan sehat dan seimbang ini nantinya mampu menekan tingkat produksi metabolit yang menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya bau.
Buah Ketimun
Kelompok sayuran yang kaya akan serat seperti seledri dan ketimun memiliki kemampuan untuk memicu peningkatan produksi air liur atau saliva di dalam rongga mulut. Peningkatan volume air liur ini berfungsi optimal untuk membilas serta membersihkan bakteri-bakteri merugikan yang memicu aroma kurang sedap. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk selalu menyediakan potongan ketimun segar sebagai menu lalapan sekaligus bertindak sebagai bahan pembilas alami mulut Anda selepas menyantap makanan.(*/cnni)


