seputar-Medan | Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun 2024 berjalan lancar dan relatif aman di SMAN/SMKN se-Sumatera Utara.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Kadisdik Provsu) Ir H Abdul Haris Lubis MSi saat ditemui usai menyaksikan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Dinas Pendidikan di Jalan Teuku Cik Ditiro, Medan, Selasa (18/6/2024) mengatakan, pelaksanaan PPDB 2024 telah sesuai aturan Pj Gubsu Dr Hassanudin dan Permendikbud RI.
Info Medan: PPDB 2024 Aman dan Lancar, Kuota Prodi Kurang di SMKN Segera Dipromosi
Menurut Haris, seluruh tahapan seleksi mulai jalur afirmasi, prestasi, mutasi, dan perpindahan anak guru serta zonasi yang telah diumumkan secara resmi pada 17 Juni 2024 telah disahkan dan tidak ada yang melanggar aturan maupun kebijakan yang berlaku.
Namun Haris mengakui ada beberapa SMKN yang kuota siswa barunya belum terpenuhi untuk beberapa program studi. Meski tidak menyebutkan ada kemungkinan dibuka kembali PPDB untuk tahap ketiga khusus sekolah yang belum terpenuhi kuota peserta didiknya.
Haris mengatakan, masih menunggu informasi berdasarkan laporan yang diperoleh dari SMKN yang belum cukup daya tampung siswa-siswinya.
“Ada beberapa nanti kita akan ambil kebijakan untuk bisa memenuhi masalahnya. Kenapa tidak terpenuhi berarti kan tidak ada orang yang ingin mendaftar di situ. Itu lah persoalannya. Sementara kuotanya masih tersedia. Sebenarnya kewajiban kita juga bagaimana caranya supaya kuota itu terpenuhi supaya sekolah itu bisa berjalan sebagaimana mestinya nanti,” jelasnya.
Masih kata Haris, langkah yang akan coba diambil adalah kebijakan untuk melakukan promosi program studi yang masih kekurangan siswa. “Kita akan promosikan SMKN atau SMAN juga seperti itu. Kalau kuota tidak terpenuhi berarti aktivitas belajar mengajar akan menjadi terganggu juga,” tambahnya.
Oleh karenanya, Disdik Provsu akan coba mempromosikan supaya anak didik yang gagal lolos PPDB diharapkan bisa masuk ke SMKN yang yang masih belum terpenuhi kuotanya demi mengakomodir keinginan masyarakat.
“Kita selalu berupaya dan berpikir barang kali melalui sosialisasi dan promosi kepada siswa-siswa kita yang belum berhasil atau belum rezeki untuk masuk di sekolah yang diinginkan dan diharapkannya,” tambah Haris.
Ketika disinggung dengan keadaan yang relatif aman ini, Kadisdik telah berkomitmen dalam PPDB online 2024 ini bersikap jujur dan transparan dan menolak titipan calon peserta didik baik pejabat, kalangan DPRD, kejaksaan TNI/Polri, dan sebagainya.
“Kita bangun komitmen bersama Cabdisdik, kepala SMAN/SMKN dan pejabat utama eselon III dan IV untuk bertindak bersih dan tanpa kecurangan,” ucapnya.
Haris juga tak berkeinginan untuk dimusuhi oleh siapa pun dalam PPDB 2024 ini. Berbagai bentuk kecurangan dan intimidasi atau janji bisa membantu mereka sudah disampaikan.
“Yang pasti mereka paham dan mengerti bahwa yang kita lakukan ini adalah untuk kebaikan bersama. Alhamdulillah mudah-mudahan aman dan lancar,” jelas Haris.
Dalam kasus PPDB 2024 ini, Haris mengatakan bertemu dengan salah seorang pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang minta cucunya masuk di SMAN 1 Medan.
“Waduh saya nggak bisa bantu. Ya sabarlah nanti mungkin ada kesempatan lain waktu karena kita juga tidak bermain-main, tdak berani curang,” tegasnya. (RIL)


