Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Presiden Taiwan Transit ke Hawaii, Tiongkok Murka

Oleh Redaksi 15
Senin, 2 Desember 2024
Foto: Presiden Taiwan Transit ke Hawaii, Tiongkok Murka
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Presiden Taiwan Lai Ching-te transit di Hawaii, Amerika Serikat untuk melakukan kunjungan ke sejumlah negara-negara Pasifik. Pemerintah Tiongkok murka atas singgahnya Presiden Taiwan di Negeri Paman Sam itu.

Presiden Taiwan Lai Ching-te disambut dengan karpet merah, rangkaian bunga, dan ‘aloha’ saat memulai persinggahan dua harinya di Hawaii pada hari Sabtu. Dilansir AFP, Lai tampil santai dengan kemeja Hawaii berkeliling negara bagian pulau AS itu.

Dunia Internasional: Presiden Taiwan Transit ke Hawaii, Tiongkok Murka

Iklan Indako SeputarSumut

Lai mengunjungi museum sejarah pulau Pasifik, pusat manajemen darurat, dan USS Arizona Memorial di Pearl Harbour. Lai mendapat ‘perlakuan karpet merah’ di landasan pacu bandara internasional Honolulu, menurut kantornya.

Lai disambut oleh Ingrid Larson, Direktur pelaksana American Institute in Taiwan (AIT) di Washington hingga Gubernur Hawaii Josh Green. Pada setiap kesempatan, Lai dihadiahi untaian bunga atau daun berwarna cerah yang dikenal sebagai lei, ucapan ‘aloha’, dan hadiah Hawaii lainnya.

Di malam hari, Lai menerima tepuk tangan meriah saat berjalan di karpet merah untuk makan malam bersama pejabat pemerintah AS dan warga Taiwan yang tinggal di luar negeri.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Dalam pidato publik pertamanya dalam perjalanan selama seminggu itu, Lai ‘bersyukur’ kepada Amerika Serikat atas bantuannya dalam membantu memastikan keberhasilan tur tersebut.

Sementara Ketua AIT, badan yang berfungsi sebagai kedutaan besar AS di Taiwan, mengatakan bahwa kemitraan antara Washington dan Taipei ‘sangat kokoh’.

“Kesempatan bagi Anda untuk terlibat dengan para pemimpin pemikiran, komunitas diaspora, dan para pemimpin negara bagian dan lokal sangatlah berharga, dan saya tahu akan berkontribusi untuk lebih memperkuat kemitraan AS-Taiwan yang kokoh,” kata Laura Rosenberger dalam rekaman video yang diputar saat makan malam.

Tiongkok Murka

Tiongkok bersumpah ‘melakukan tindakan balasan yang tegas’ usai AS menyambut Presiden Taiwan Lai Ching-te transit di Hawaii. Kemlu Tiongkok mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa mereka dengan tegas menentang segala bentuk pertukaran resmi antara AS dan Taiwan dan ‘mengutuk keras’ AS karena mengatur transit tersebut.

“Tiongkok akan mengikuti perkembangan dengan saksama dan mengambil langkah-langkah tegas dan kuat untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorial negara kita,” kata Kemlu Tiongkok.

Diketahui, Tiongkok mengklaim Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri. Selain itu Tiongkok juga tidak menyukai Presiden Taiwan Lai Ching-te, dan menyebutnya sebagai ‘separatis’.

Sementara itu, Amerika Serikat terikat oleh hukum untuk menyediakan Taiwan sarana untuk mempertahankan diri meskipun tidak ada hubungan diplomatik formal antara Washington dan Taipei, yang terus-menerus membuat Beijing marah. Sedangkan Taiwan menolak klaim atas kedaulatan Tiongkok.

Selain itu, Tiongkok juga menilai persetujuan AS menjual senjata ke Taiwan sebagai langkah yang salah. Tiongkok menilai langkah itu bisa merusak hubungan AS-Tiongkok.

Soal penjualan senjata itu, Departemen Luar Negeri AS menyetujui potensi penjualan yang diperkirakan bernilai USD 385 juta sebagai bagian dan dukungan untuk suku cadang dan radar jet F-16 ke Taiwan.

“Persetujuan penjualan senjata tersebut mengirimkan ‘sinyal yang salah’ kepada pasukan kemerdekaan Taiwan dan merusak hubungan AS-Tiongkok,” kata kementerian luar negeri Tiongkok dalam sebuah pernyataan.

Tak Kenal Pemenang

Lai Ching-te mengatakan perang tidak mengenal pemenang dan perdamaian tak ternilai harganya. Hal itu disampaikan Lai Ching-te di Hawaii setelah mengunjungi tugu peringatan serangan di Pearl Harbor dalam perjalanan ke Amerika Serikat yang membuat Beijing marah.

“Kunjungan kita ke tugu peringatan hari ini khususnya mengingatkan kita akan pentingnya memastikan perdamaian. Perdamaian tak ternilai harganya dan perang tidak mengenal pemenang. Kita harus berjuang – berjuang bersama – untuk mencegah perang,” kata Lai dalam bahasa Inggris, dalam pidato yang disiarkan langsung di televisi di Taiwan.

Dalam pidatonya, Lai beralih ke bahasa Taiwan, yang juga dikenal sebagai Hokkien dan mengatakan bahwa dengan bersatu, semua kesulitan dapat diatasi.

“Demokrasi Taiwan dapat menjadi model bagi masyarakat internasional,” katanya.

Sementara itu sumber keamanan mengatakan kepada Reuters bahwa Tiongkok dapat meluncurkan babak baru latihan perang di sekitar Taiwan sebagai tanggapan atas kunjungan Lai, perjalanan luar negeri pertamanya sejak memangku jabatan pada bulan Mei, setelah memenangkan pemilihan pada bulan Januari.

Tiongkok telah menggelar dua babak latihan perang besar di sekitar Taiwan sepanjang tahun ini. Lai dan pemerintahannya menolak klaim kedaulatan Beijing dan mengatakan mereka berhak mengunjungi negara lain.

Setelah Hawaii, Lai akan pergi ke Kepulauan Marshall, Tuvalu, dan Palau, dengan persinggahan lain di wilayah AS, Guam. Hawaii dan Guam merupakan lokasi pangkalan militer AS yang besar. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com