Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Pungli WNA Tiongkok, 71 Pegawai Imigrasi Soetta Dicopot

Oleh Redaksi 15
Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima Nota Diplomatik dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok terkait dugaan pungutan liar (pungli) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Agus mengonfirmasi bahwa ia telah menonaktifkan 71 pegawai Imigrasi Soetta sebagai langkah tindak lanjut atas masalah tersebut.

Hal ini disampaikan Agus dalam rapat kerja dengan Komisi XIII DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/25). Agus menyebutkan bahwa ada 44 kasus yang melibatkan 60 warga negara Tiongkok selama periode Februari 2024 hingga Januari 2025.

Lintas Nasional: Pungli WNA Tiongkok, 71 Pegawai Imigrasi Soetta Dicopot

Iklan Indako SeputarSumut

“Selama periode tersebut, telah terjadi 44 kasus yang melibatkan 60 warga negara Tiongkok, dan total uang sejumlah Rp 32.750.000 telah dikembalikan kepada masing-masing warga negara Tiongkok,” ujar Agus dalam rapat tersebut.

Agus mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan investigasi terhadap kasus ini. Hasilnya, ditemukan bahwa 39 petugas Imigrasi yang memeriksa dokumen warga negara Tiongkok diduga terlibat dalam praktik pungli.

“Setelah melakukan investigasi, kami menemukan bahwa berdasarkan hasil pengecekan data perlintasan warga Tiongkok yang tertera dalam nota diplomatik, terdapat 39 petugas Imigrasi yang memeriksa dokumen keimigrasian warga negara Tiongkok,” ucap Agus.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Halmahera Utara Tidak Berpotensi Tsunami Menurut BMKG

BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa 71 pegawai Imigrasi Soetta telah dinonaktifkan, yang terdiri dari pejabat struktural hingga petugas konter.

“Sehubungan dengan peristiwa ini, per hari ini, kami telah menonaktifkan 71 pegawai yang terdiri dari tiga pejabat struktural, satu mantan kepala kantor, satu mantan kepala bidang, satu kepala bidang, lima kasi pemeriksaan, 23 petugas supervisor, dan 40 petugas counter,” katanya.

Agus juga mengungkapkan bahwa Kepala Kantor Imigrasi Soetta telah diganti oleh Kementerian Imipas. Para pegawai yang telah dinonaktifkan kini tengah menjalani pemeriksaan di Direktorat Jenderal Kepatuhan Internal.

“Sedangkan untuk Kepala Kantor Imigrasi Soetta pada saat itu, baru saja diserahterimakan pada tanggal 21 Januari. Para pegawai yang dinonaktifkan saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh Direktorat Jenderal Kepatuhan Internal dan Inspektorat Jenderal, yang selanjutnya akan diberi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Agus.

Sebagai langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terulang, pihak Imigrasi juga berencana mengoptimalkan sistem autogate di Soetta. Agus menyebutkan bahwa jumlah autogate akan ditingkatkan menjadi 98 unit dan jumlah petugas counter akan dikurangi.

“Untuk mencegah terulangnya peristiwa ini, kami mengambil langkah strategis, salah satunya dengan optimalisasi penggunaan autogate di Bandara Soekarno-Hatta, yang saat ini berjumlah 98 unit, serta mengurangi jumlah petugas counter manual dari 50 menjadi 15 di terminal kedatangan maupun keberangkatan,” tuturnya. (metro)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com