Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Razia Imigran Besar-besaran di Pabrik Hyundai Georgia, 475 Orang Ditangkap

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 6 September 2025
Foto: Ilustrasi diborgol. (Photo created by rawpixel.com on www.freepik.com)

Ilustrasi diborgol. (Photo created by rawpixel.com on www.freepik.com)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Otoritas Amerika Serikat menangkap 475 orang dalam razia imigran besar-besaran di Hyundai Metaplant, Ellabell, Georgia, Kamis (4/9). Mayoritas dari mereka adalah warga negara Korea Selatan yang diduga tinggal dan bekerja secara ilegal di AS.

Razia yang berlangsung rusuh ini dilakukan oleh beberapa lembaga penegak hukum, termasuk ICE dan FBI. Menurut Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Selatan Georgia, beberapa orang bahkan nekat menceburkan diri ke kolam limbah untuk melarikan diri, sehingga petugas harus menggunakan perahu untuk mengevakuasi mereka.

Dunia Internasional: Razia Imigran Besar-besaran di Pabrik Hyundai Georgia, 475 Orang Ditangkap

Iklan Indako SeputarSumut

Seorang pekerja konstruksi yang tak ingin disebutkan namanya menggambarkan razia itu “seperti zona perang”. Menurutnya, petugas federal meminta semua pekerja berdiri di dekat dinding selama satu jam untuk diperiksa, lalu mereka yang lolos diberi secarik kertas bertuliskan “cleared to depart.”

Menanggapi insiden ini, juru bicara Hyundai menyatakan bahwa pihak perusahaan tidak percaya orang-orang yang ditangkap adalah pekerja dari Hyundai Motor Company. Mereka menjelaskan bahwa penggerebekan terjadi di area pabrik baterai yang merupakan proyek gabungan Hyundai dan LG.

“Hyundai berkomitmen untuk mematuhi sepenuhnya undang-undang dan peraturan di setiap pasar tempat kami beroperasi,” kata juru bicara Hyundai.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Senada dengan itu, Chief Manufacturing Officer Hyundai Motor North America, Chris Susock, menambahkan bahwa mereka akan melakukan penyelidikan internal untuk memverifikasi apakah pemasok dan subkontraktor mereka mematuhi hukum.

Terkait hal ini, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan juga ikut merespons. Melalui juru bicaranya, Lee Jae Woong, Kemlu Korsel menyatakan keprihatinan atas penangkapan warga negara mereka.

“Kegiatan ekonomi perusahaan kami yang berinvestasi di AS dan kepentingan warga negara kami tidak boleh dilanggar secara berlebihan selama proses penegakan hukum,” tegas Lee Jae Woong.

Schrank, agen khusus Investigasi Keamanan Dalam Negeri AS, menegaskan bahwa operasi ini merupakan hasil dari penyelidikan kriminal yang telah dilakukan selama beberapa bulan sebelumnya dan penangkapan dilakukan berdasarkan bukti yang kuat.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
  • Inflasi Sumatera Utara Juni 2026 Tembus 4,79 Persen, Wilayah Ini Alami Lonjakan Tertinggi
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com