Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Remaja di Belawan Tewas, Kapolres Minta Maaf

Oleh Redaksi 15
Jumat, 19 Januari 2024
Foto: Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, melayat ke rumah duka atas meninggalnya korban.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, melayat ke rumah duka atas meninggalnya korban.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Medan | Seorang remaja laki laki berinisial RF (17) warga Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, tewas setelah terkena tembakan peluru nyasar ketika polisi menghalau tawuran pada Selasa (17/1) malam.

Jenazah korban akan dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Medan.

Info Medan: Remaja di Belawan Tewas, Kapolres Minta Maaf

Iklan Indako SeputarSumut

Kuasa hukum korban, Summarson Giawa, mengatakan hasil mediasi dengan Kapolres Pelabuhan Belawan didapati kesepakatan agar jenazah segera diautopsi sebagai langkah awal pengusutan perkara.

“Meninggalnya RF memang cukup dramatis. Pihak keluarga disuruh buat surat pernyataan agar tidak menuntut pihak kepolisian di kemudian hari. Tetapi setelah berkoordinasi, maka jenazah akan diautopsi dan kasusnya diusut dengan tuntas,” katanya di RS Bhayangkara Medan, Kamis (18/1).

Giawa juga meminta Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan agar mengusut perkara itu secara tuntas sehingga pelaku bisa diketahui.

Berita Terkait

Dibuka Wamendagri, Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah

Waspada Hujan Ringan Hingga Sedang di Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Hari Ini

“Sekarang harapan keluarga untuk perkara ini mohon dilakukan penyelidikan, penyidikan secara terang benderang. Jangan sampai ditutupi siapa yang jadi pelaku, mohon diberikan hukuman dan tindakan tegas. Nanti kami buat laporan setelah pemakaman,” sebutnya.

Setelah kejadian itu, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, melayat ke rumah duka atas meninggalnya korban. Dalam kesempatan itu, AKBP Janton Silaban menyampaikan permintaan maaf.

“Pada kesempatan ini saya memohon maaf kepada masyarakat jika ada kekeliruan yang dilakukan personel saat menangani masalah tawuran di Belawan kemarin. Kita semua tidak ingin peristiwa itu terjadi,” ujarnya di kediaman keluarga korban.

Dia menyebutkan saat itu kehadiran personel Polres Pelabuhan Belawan hanya untuk menghalau tawuran antarremaja. Akan tetapi insiden itu terjadi. RF ternyata tewas di lokasi diduga akibat terkena tembakan.

“Kehadiran hadiri polisi untuk menjaga situasi kamtibmas agar masyarakat merasa aman dan nyaman. Sekali lagi saya memohon maaf dan bertanggung jawab atas kejadian itu,” ujarnya.

Janton menuturkan, Polres Pelabuhan Belawan masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengetahui penyebab pastinya meninggalnya korban RF.

“Pihak keluarga korban telah menyerahkan semua penanganannya ke Polres Pelabuhan Belawan. Penyidik akan profesional dan transparan menangani meninggalnya korban RF tersebut,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Janton mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi yang dapat memicu terjadinya aksi tawuran di Belawan.

“Saya harap masyarakat dapat menahan diri sehingga peristiwa tawuran tidak kembali terjadi. Sebab para pelaku tawuran di Belawan rata-rata berusia remaja,” kata dia.

Diketahui, kejadian remaja kena tembak peluru nyasar itu terjadi di Jalan Makam Pahlawan, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (16/1) sekitar 22.00 WIB. Sebelum tertembak, korban sempat meminta uang kepada kakaknya untuk membeli nasi.

Berdasarkan keterangan warga, ada sejumlah remaja yang terlibat tawuran di sekitar lokasi, lalu muncul satu unit mobil patroli polisi. Polisi sempat melepaskan tembakan ke udara. Namun, diduga tembakan itu mengenai korban.

Akibatnya korban mengalami tembakan di bagian kepala. RF sempat dibawa ke RS Pirngadi Medan dalam kondisi kritis. Sempat dirawat, RF dinyatakan meninggal dunia. Kemudian jenazah RF dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi. (CNN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com