Minggu, Juli 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Reshuffle Jelang Akhir Jabatan, Pengamat: Preseden Buruk Bagi Jokowi

Oleh Redaksi 15
Rabu, 21 Agustus 2024
Foto: Presiden Jokowi saat reshuffle kabinet.

Presiden Jokowi saat reshuffle kabinet.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Medan | Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet pada Senin, 19 Agustus kemarin. Perombakan di Kabinet Indonesia Maju pada akhir masa jabatan presiden ini menjadi tanda tanya publik.

Pengamat politik dan kebijakan publik, Boy Anugerah, berpendapat bahwa reshuffle kabinet ketiga kalinya pasca Prabowo terpilih sebagai presiden menjadi preseden buruk bagi Jokowi.

Lintas Nasional: Reshuffle Jelang Akhir Jabatan, Pengamat: Preseden Buruk Bagi Jokowi

Iklan Indako SeputarSumut

“Benar bahwa reshuffle adalah prerogatif presiden. Akan tetapi, pada prerogatif yang merupakan hak politik istimewa presiden tersebut juga melekat kewajiban. Hak prerogatif tidak bisa digunakan secara serampangan tanpa memiliki dasar alasan yang jelas,” ujarnya, Selasa (20/8/24).

Boy menilai, pada masa kepemimpinan Jokowi yang tinggal efektif 2 bulan lagi, tidak ada urgensi pergantian di kabinet dalam rentang waktu yang pendek tersebut.

Menurut Boy, hal ini harus dijelaskan ke publik. Apakah ada kegagalan kinerja pada pejabat sebelumnya? Apa dasar pengangkatan pejabat yang baru, dan sebagainya? Selama ini pergantian pejabat politik selalu berlindung pada klaim prerogatif presiden.

Berita Terkait

Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Halmahera Utara Tidak Berpotensi Tsunami Menurut BMKG

“Padahal ada celah dan kekurangan dari klaim tersebut. Bisa saja prerogatif dijalankan tanpa diiringi dengan kecakapan dan kebijaksanaan seorang pemimpin, sehingga hak prerogatif dijalankan tanpa memberikan kemaslahatan bagi publik,” sebutnya.

Boy melanjutkan, sangat terasa sekali bahwa era Jokowi ini penuh dengan bagi-bagi kekuasaan tanpa meritokrasi. Nihil pendidikan politik.

“Negara dicacah untuk kepentingan para pendukung. Kita lihat fenomena relawan jadi komisaris, padahal background tidak sesuai tupoksi. Ada juga relawan yang jadi menteri. Ormas agama diberikan konsesi tambang,” lanjutnya.

Apa yang dilakukan Jokowi pada hari ini, bagi Boy, akan menjadi rekam jejak yang sangat buruk baginya di masa yang akan datang, dari kacamata demokrasi dan demokratisasi.

“Kemarin peringatan hari konstitusi. Saya berpandangan bahwa hak prerogatif presiden dalam mengangkat pembantunya ini perlu menjadi poin revisi jika kelak ada amandemen konstitusi,” jelasnya.

Kemudian Boy menegaskan, prerogatif ini perlu diatur, apa yang menjadi dasarnya, pertimbangannya, kemaslahatan buat publik, sekaligus sanksinya jika digunakan tanpa diiringi tanggung jawab politik kepala negara.

“Indonesia bukan negara Machiavellian yang ditentukan oleh selera satu penguasa. Oleh karenanya, jika hak prerogatif itu digunakan secara melenceng, perlu filter dari konstitusi,” pungkasnya. (mistar)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
  • Rangkaian Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai Hari Ini di Iran
  • Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com