Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Ribuan Warga Israel Demo Desak Netanyahu Mundur

Oleh Redaksi 15
Minggu, 15 September 2024
Foto: Ribuan Warga Israel Demo Pemerintahan Netanyahu. (REUTERS/Florion Goga)

Ribuan Warga Israel Demo Pemerintahan Netanyahu. (REUTERS/Florion Goga)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Ribuan massa anti-pemerintah Israel berkumpul di pusat kota Tel Aviv untuk demonstrasi dengan tuntutan membebaskan tawanan yang ditahan di Gaza, Palestina.

Diberitakan Al Jazeera, Sabtu (14/9), massa itu berkumpul di depan gedung pemerintah dan markas militer Israel. Mereka datang mendesak Perdana Menteri karena tidak kunjung membuat kesepakatan dengan Hamas soal nasib tawanan.

Dunia Internasional: Ribuan Warga Israel Demo Desak Netanyahu Mundur

Iklan Indako SeputarSumut

“Pemerintah yang menyabotase kesepakatan ini mengabaikan para tawanan dan membiarkan mereka mati,” ujar Yotam Cohen, pedemo dan adik seorang tentara Israel yang masih ditahan di Gaza.

“Selama Netanyahu berkuasa, perang ini akan berlangsung tanpa batas waktu dan tidak akan terjadi kesepakatan penyanderaan. Demi nyawa para sandera, Netanyahu harus diganti,” lanjut Cohen.

Ribuan massa yang berdemo itu diikuti keluarga hingga kerabat para tentara yang disandera. Tak hanya itu, demonstrasi diikuti massa yang resah dengan kepemimpinan Netanyahu selama ini.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Mereka ramai-ramai menyoraki Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mendesaknya agar bisa mencapai kesepakatan dengan Hamas mengenai pembebasan tawanan.

Massa juga turut menuntut agar Netanyahu dapat menjamin kembalinya sekitar 100 tawanan dalam kesepakatan tersebut.

Sebagian pedemo juga merasa frustrasi karena Israel dan Hamas terus-menerus gagal melakukan negosiasi terkait tawanan. Beberapa massa bahkan mengecam Netanyahu yang ogah serius supaya tetap bisa berkuasa selama perang.

Demonstrasi besar-besaran itu kembali terjadi di Israel dalam dua minggu terakhir, tepatnya sejak enam jenazah tentara Israel yang menjadi tawanan ditemukan di Gaza.

Unjuk rasa itu terjadi secara terus-menerus hingga diperkirakan 750 ribu orang ikut menghadiri demo pada pekan lalu.

Agresi Israel di Jalur Gaza masih terus berlanjut sejak pertama pecah pada Oktober 2023 lalu. Per hari ini, sebanyak 41.020 warga Palestina tewas dan 94.925 lainnya terluka.

Korban tewas mayoritas anak-anak dan perempuan. Israel berulang kali menggempur kamp pengungsi, bahkan yang terbaru terang-terangan menyerang Al Mawasi, wilayah yang diklaim zona aman oleh Negeri Zionis.

Sementara itu, Hamas menyatakan tim negosiasi mereka, yang dipimpin oleh pejabat senior Khalil al-Hayya, telah bertemu dengan para mediator di Doha, Qatar, pada Rabu (11/9).

Pertemuan itu dihadiri oleh Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan kepala intelijen Mesir Abbas Kamel.

Ini merupakan negosiasi terbaru setelah negosiasi sebelum-sebelumnya berujung buntu. Sebab, Israel meminta agar bisa mengontrol perbatasan Mesir-Gaza yang dikenal sebagai Koridor Philadelphia, untuk mencekal pergerakan Hamas.

Pada Sabtu (7/9), Direktur Badan Intelijen Pusat (Central Intelligence Agency/CIA) Amerika Serikat, William Burns, selaku kepala negosiator AS, mengatakan bahwa proposal gencatan senjata yang lebih rinci akan dibuat dalam beberapa hari ke depan. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
  • Realisasi APBN Sumatera Utara Mei 2026 Optimal Dorong Pemulihan Pasca Bencana dan Berdayakan UMKM
  • Portugal Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia 2-1
  • Kesiapan Pelaksanaan Jambore Daerah Sumut ke XI 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit Dioptimalkan
  • Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com