Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Rico Waas Dukung Penuh Perdamaian Lurah Perintis vs Warga: “Jadi Pelajaran Berharga”

Oleh Redaksi 15
Jumat, 17 Oktober 2025
Foto: Proses perdamaian telah dilakukan Kamis (16/10), di Polsek Medan Timur.(Dok:Diskominfo Medan)

Proses perdamaian telah dilakukan Kamis (16/10), di Polsek Medan Timur.(Dok:Diskominfo Medan)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut – Wali kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung penuh upaya perdamaian antara Lurah Perintis, Kecamatan Medan Timur, Muhammad Fadli dengan masyarakat bernama Mawardi.

“Saya mendukung upaya perdamaian yang telah dilakukan, ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, saya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Rico Waas.

Info Medan: Rico Waas Dukung Penuh Perdamaian Lurah Perintis vs Warga: “Jadi Pelajaran Berharga”

Iklan Indako SeputarSumut

Sementara itu Lurah Perintis, Kecamatan Medan Timur, Muhammad Fadli saat dikonfirmasi mengatakan, proses perdamaian telah dilakukan sore tadi, Kamis (16/10), di Polsek Medan Timur setelah sebelumnya Mawardi beserta keluarga menyampaikan permohonan maafnya atas insiden yang terjadi pada Senin (13/10) lalu.

“Perdamaian sudah dilakukan sore tadi, disaksikan langsung oleh Camat Medan Timur Bapak Noor Alfi Pane beserta keluarga dari Pak Mawardi sendiri,” kata Fadli.

Dari perdamaian tersebut terang Fadli, Mawardi bersedia menandatangani surat pernyataan yang berisikan diantaranya, tidak lagi memasang polisi tidur tanpa izin dari aparatur yang berwenang, tidak lagi meletakan gundukan tanah di depan rumah yang bersangkutan, tidak membuang sampah sembarangan di depan rumah, dan bersedia membongkar sendiri bangunan yang di dirikan Mawardi diatas fasilitas umum jalan Madukuro.

Berita Terkait

Dibuka Wamendagri, Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah

Waspada Hujan Ringan Hingga Sedang di Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Hari Ini

“Surat pernyataan yang ditandatangani bersama itu sebenarnya sesuai dengan petisi dari masyarakat jalan Madukuro yang telah berulang kali menyampaikan keluhan mereka ke Kelurahan Perintis,” Terang Fadli.

Meski demikian, Fadli mengaku akan tetap bersedia membantu Mawardi jika mengalami kesulitan dalam melakukan pembongkaran bangunan liar yang di dirikannya diatas fasilitas umum.

“Silahkan sampaikan ke jajaran Kelurahan ataupun Kecamatan, pasti akan kami bantu,” tambah Fadli.

Fadli juga turut menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap yang terus mensupport dirinya hingga permasalahan ini dapat diselesaikan secara damai.

“Saya berterimakasih dan bangga sekali dengan pimpinan saya yang terus memberikan perhatian kepada saya mulai dari terjadinya insiden itu hingga sekarang dapat diselesaikan secara damai,” ungkapnya.

Sebelumnya di beritakan, pada Senin (13/10) telah terjadi keributan antara Lurah Perintis, Kecamatan Medan Timur  Muhammad Fadli dengan salah seorang masyarakat bernama Mawardi. Keributan tersebut dipicu ketika Muhammad Fadli yang menjabat sebagai Lurah Perintis mendapat aduan dari masyarakat seringnya mengalami bocor ban saat melintas di jalan Madukuro.

Kemudian Fadli bersama Kepling meninjau langsung ke lokasi yang dimaksud dan mendapati adanya sejumlah paku yang menancap di polisi tidur yang terbuat dari ban bekas.

Lantas Fadli langsung membongkar polisi tidur yang tidak sesuai aturan tersebut. Namun upayanya langsung diprotes oleh Mawardi yang merasa keberatan polisi tidur itu di bongkar, sehingga terjadilah keributan antara keduanya.

Pada saat terjadinya keributan, Mawardi dengan sengaja mendorong Fadli hingga terjatuh ke dalam parit. Peristiwa itupun mengakibatkan Fadli mengalami sejumlah luka di bagian tangan.(*/redaksi)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • M. Kiandra Ramadhipa Optimis Hadapi Putaran Moto3 Junior World Championship 2026 di Sirkuit Jerez
  • Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Thriller Sejarah The Death of Robin Hood Konten Unik A24
  • 5 Jenis Konsumsi Harian yang Berpotensi Mempercepat Penuaan Dini pada Wajah
  • Sinkronisasi Regulasi Menjadi Kunci Penting untuk Memperkuat Pelindungan Cagar Budaya di Indonesia
  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com