Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Satwa Bermatian, Medan Zoo Tutup di Tangan Bobby Nasution?

Oleh Redaksi 15
Jumat, 12 Januari 2024
Foto: Harimau mati di Kebun Binatang Medan.

Harimau mati di Kebun Binatang Medan.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Medan | Kondisi Kebun Binatang Medan (Medan Zoo) kini sangat memprihatinkan karena tidak lagi sanggup membayar gaji pekerja dan membeli makan pakan satwa. Wali Kota Medan Bobby Nasution mempertimbangkan beberapa opsi melihat persoalan itu, salah satunya menutup Medan Zoo.

Bobby mengatakan Medan Zoo adalah salah satu dari lima unit usaha yang berada di bawah naungan Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan. Unit usaha PUD Pembangunan yang mendapatkan profit diminta Bobby untuk mensubsidi Medan Zoo.

Info Medan: Satwa Bermatian, Medan Zoo Tutup di Tangan Bobby Nasution?

Iklan Indako SeputarSumut

“Kita kemarin itukan Medan Zoo di bawah BUMD PUD Pembangunan, dia yang bukan hanya membawahi Medan Zoo, tapi beberapa unit usaha lain. Kita lihat memang dari unit usahanya, saat ini hanya satu unit usaha profitnya bisa menutupi usaha dari kegiatan usaha yang lain,ini yang kita sampaikan dari profit itu ditambahkan yang pertama adalah untuk satwa di situ dan para pegawai Medan Zoo,” kata Bobby di Balai Kota Medan, Rabu (10/1/2024) malam.

Pemberian dana ke Medan Zoo diakuinya butuh waktu dan proses yang tidak singkat. Sebab, PUD Pembangunan adalah BUMD. Penyertaan modal ke BUMD butuh persetujuan DPRD.

“Dari pemko pastinya, kalau kita bilang suntikan dana dari pemko itu kan, berarti harus penambahan penyertaan modal kembali, izin dari DPRD dan segala macam,” ungkapnya.

Berita Terkait

Dibuka Wamendagri, Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah

Waspada Hujan Ringan Hingga Sedang di Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Hari Ini

Opsi memberikan penyertaan modal ke PUD Pembangunan, menurut dia, belum terpikirkan hingga kini. Bobby mendorong agar BUMD tersebut menjalin kerja sama.

“Karena itu sebenarnya opsi itu yang belum ada, opsi yang saya sampaikan ke BUMD membangun kerja sama,” ucapnya.

Meski begitu, dia telah memiliki beberapa opsi salah satunya menutup Medan Zoo. Namun, opsi-opsi itu masih dipertimbangkan dengan matang terlebih dahulu.

“Opsi-opsi pasti ada beberapa opsi kita buat tentunya tadi harus melihat segala aspek. Opsi dibuka, ditutup, kita opsi relokasi pasti nya opsi-opsi yang sudah ada sudah kita list, nanti opsi yang paling tepat itu yang kita pilih,” jelasnya.

Saat ini Pemkot Medan, kata Bobby, tengah melakukan perbaikan Medan Zoo secara terorganisir. Terkhusus satwa yang saat ini kondisinya memprihatinkan.

“Kita perhatiannya melalui BUMD kita, kita sudah sampaikan juga beberapa aspek tentang Medan Zoo baik tentang hewannya satwa yang ada di dalam dan Medan Zoo secara keseluruhan. Ini step-step nya mudah-mudahan, terus kita jalani langkah langkah nya terus lakukan Medan Zoo ini kita perbaiki secara terorganisir, yang pasti tujuannya, satwa nya dulu,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Baru-baru ini, 2 harimau Sumatera di Medan Zoo mati. BKSDA menyebut pengelolaan konservasi di Medan Zoo tak memenuhi standar. Ternyata, polemik di Medan Zoo tak hanya itu, terungkap Perusahaan Daerah milik Pemkot Medan itu juga berutang pakan hewan hingga pegawainya tak digaji.

Polemik itu diungkap Manajer Medan Zoo Pernius Harefa. Ia mengaku saat ini Medan Zoo sudah berutang pakan hewan pada vendor mulai Agustus hingga November 2023. Pihaknya terpaksa berutang karena tak sanggup membayar pakan hewan.

“Karena nggak sanggup bayar pengadaan pakan satwa,” kata Pernius Harefa, Selasa (9/1).

Bukan cuma itu, ia juga mengaku pegawai Medan Zoo belum menerima gaji beberapa bulan terakhir. Mulai Agustus 2023 hingga saat ini, gaji pegawai Medan Zoo menunggak. “Mulai Agustus hingga saat ini (gaji pegawai tidak dibayarkan),” ucapnya. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com