Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Jumat, Juni 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Medan

Sofyan Tan Ajak Etnis Tionghoa Merenungi Sejarah Panjang Imlek di Indonesia

Oleh Redaksi 15
Senin, 5 Februari 2024
Foto: imlek bersama

dr Sofyan Tan mengucapkan Gong Xi Fa Cai kepada masyarakat etnis Tionghoa, semoga selalu sehat, beruntung, dan bahagia sepanjang tahun.(seputarsumut/Asiong)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Tahun kelinci air sepekan lagi segera berakhir dan berganti tahun naga kayu pada tanggal 10 Februari mendatang. Anggota DPR RI Komisi X, Fraksi PDI-Perjuangan, dr Sofyan Tan meminta masyarakat etnis Tionghoa Kecamatan Medan Sunggal agar senantiasa bersyukur, refleksi diri dan merenungi sejarah panjang Tahun Baru Imlek yang kini menjadi hari libur nasional di Indonesia.

“Hari ini kita bisa melihat atraksi barongsai dan Liong (naga), bidang studi bahasa mandarin kini bisa dipelajari di mana-mana dan Imlek sudah dikasih libur. Ini gara-gara dua tokoh besar bangsa Indonesia yaitu Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Presiden Megawati Soekarnoputri. Untuk itu kita harus selalu bersyukur dan merenungi sejarah panjang Tahun Baru Imlek di Indonesia,” kata dr Sofyan Tan pada kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Sabtu (03/02/2024).

Info Medan: Sofyan Tan Ajak Etnis Tionghoa Merenungi Sejarah Panjang Imlek di Indonesia

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
imlek bersama
Anggota DPR RI Komisi X, Fraksi PDI-Perjuangan, dr Sofyan Tan memberikan sambutan pada kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Sabtu (03/02/2024).(seputarsumut/Asiong)

Kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 yang digelar bersama Universitas Satya Terra Bhinneka tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Sumut Rudi Hermanto, Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Area, Bobby C Halim, Anggota Dewan Pembina Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Tracey Yani Harjatanaya, Felix Harjatanaya, Davin Harjatanaya, Ketua Yayasan Finche Kosmanto, Pimpinan Sekolah Edy Jitro Sihombing dan ribuan tamu undangan lainnya.

imlek bersama
Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Sabtu (03/02/2024) dimeriahkan atraksi Liong dan barongsai.(seputarsumut/Asiong)

Kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda diisi sejumlah hiburan yang dibawakan mahasiswa/i Universitas Satya Terra Bhinneka, siswa/i Sultan Iskandar Muda, atraksi barongsai dan Liong hingga menampilkan artis dari Malaysia Alice Ong yang juga pencipta lagu Heng Ong Huat.

Menurut Sofyan, Tahun Baru Imlek di Indonesia memiliki sejarah panjang sebab pada zaman Orde Baru setelah terjadinya peristiwa kelam pada tahun 1965, Presiden Soeharto yang saat itu berkuasa mengeluarkan Inpres Nomor 14 Tahun 1967 bahwa pelaksanaan Imlek dan kebudayaan etnis Tionghoa dibatasi di Indonesia. Selama berlakunya Instruksi Presiden tersebut, Imlek terlarang dirayakan di depan publik.

Berita Terkait

Gubernur Sumut Bobby Nasution Tanda Tangani MoU Jejaring Pengampuan Mata dengan RS Mata Cicendo

Honda Hadirkan Vario PSY Expo Jadi Wadah Kreativitas dan Ekspresi Positif Mahasiswa di Medan

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini
imlek bersama
Siswa/i TK Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda membawakan sejumlah tarian pada kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Sabtu (03/02/2024).(seputarsumut/Asiong)

Tak hanya itu, seluruh perayaan tradisi dan keagamaan etnis Tionghoa termasuk tahun baru Imlek, Cap Go Meh dilarang dirayakan secara terbuka. Barongsai dan liong pun dilarang dipertunjukkan di publik. Selain itu, huruf-huruf atau lagu Mandarin tidak boleh diputar di radio.

“Dulu kalau kita pulang dari luar negeri, masuk imigrasi maka koper kita diperiksa semua, tak boleh ada tulisan aksara mandarin. Kita mengalami hal itu selama 32 tahun,” sebut Sofyan yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda.

imlek bersama
Artis dari Malaysia Alice Ong yang juga pencipta lagu Heng Ong Huat membawakan sejumlah lagu mandarin pada kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Sabtu (03/02/2024).(seputarsumut/Asiong)

Baru kemudian pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, sebut Sofyan, terbitlah Keppres No 6/2000 tentang pencabutan Inpres No.14 Tahun 1967. Tak hanya bisa merayakan Imlek secara terbuka, namun masyarakat etnis Tionghoa juga diberi kebebasan untuk menganut agama, kepercayaan, dan adat istiadatnya.

“Jadi kita harus bersyukur ada tokoh bangsa kita bernama Abdurrahman Wahid atau Gus Dur,”ucap Sofyan.

Selanjutnya kata Sofyan, kebijakan Gus Dur itu kemudian disempurnakan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri yang menetapkan perayaan Imlek sebagai hari nasional 2 tahun setelahnya lewat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002, Megawati menjadikan perayaan Imlek sejak tahun 2003 sebagai hari libur nasional.

“Ibu Megawati Soekarnoputri merupakan Ketua Umum Partai PDI-Perjuangan yang juga merupakan ibunda saya memberikan hak-hak etnis Tionghoa untuk merayakan Imlek secara Nasional dan memberikan hari libur. Tanpa Ibu Megawati Soekarnoputri mungkin kita tak bisa merayakan Imlek seperti pada hari ini,”ungkap Sofyan.

Selain memiliki peran pada perayaan Imlek di Indonesia lanjut Sofyan, Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri juga memiliki peran dan andil besar terhadap dirinya yang hingga kini menjadi Anggota DPR RI.

“Tanpa Ibu Megawati Soekarnoputri tak mungkin saya menjadi Anggota DPR RI, tak mungkin saya sampai hari ini bisa membantu 410.000 anak-anak kurang mampu agar bisa sekolah. Mari kita renungkan kembali siapa yang memberikan hak-hak kita untuk merayakan Imlek secara nasional,”ungkap Sofyan.

Sebelum menutup sambutannya tak lupa dr Sofyan Tan mengucapkan Gong Xi Fa Cai kepada masyarakat etnis Tionghoa, semoga selalu sehat, beruntung, dan bahagia sepanjang tahun.(Siong) 

Tags: Sofyan Tan
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Kebakaran Hanguskan 30 Rumah Warga di Tanah Tinggi Jakarta Pusat pada Kamis Dini Hari
  • KAI Bandara Layani Lebih Dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara Selama Libur Waisak dan Iduladha 2026
  • Becak Motor Terbakar di SPBU Galang Deli Serdang Diduga Akibat Percikan Api Platina
  • Gubernur Sumut Bobby Nasution Tanda Tangani MoU Jejaring Pengampuan Mata dengan RS Mata Cicendo
  • Lionel Messi Jadi Pesepakbola Individu Pertama yang Raih Penghargaan Putri Asturias
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.