Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Jumat, Juni 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Medan

Sofyan Tan: Keberhasilan Literasi Memiliki Daya Kritis Terhadap Sumber Bahan Bacaan

Oleh Redaksi 15
Senin, 29 Mei 2023
Foto: Sofyan Tan: Keberhasilan Literasi Memiliki Daya Kritis Terhadap Sumber Bahan Bacaan
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Anggota Komisi X DPR RI, dr Sofyan Tan mengajak generasi Kota Medan untuk memiliki daya kritis terhadap sumber-sumber bahan bacaan serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai keberhasilan literasi.

Foto: Sofyan Tan: Keberhasilan Literasi Memiliki Daya Kritis Terhadap Sumber Bahan Bacaan 1
Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara, Hidayat Widiyanto menjadi salah satu narasumber Sosialisasi Program Pembinaan Literasi Generasi Muda di Kota Medan, Senin (29/05/2023).(seputarsumut/Asiong)

“Keberhasilan literasi harus dipraktikan, kita tidak boleh hanya sekedar membaca, menonton dan hanya memahami. Kalau hanya berminat baca saja itu bukan seorang literasi yang hebat,” kata Sofyan Tan dalam sambutannya pada kegiatan Sosialisasi Program Pembinaan Literasi Generasi Muda di Kota Medan yang dipandu Duta Bahasa Provinsi Sumatera Utara, Putri Rahmadani Zein, Senin (29/05/2023).

Info Medan: Sofyan Tan: Keberhasilan Literasi Memiliki Daya Kritis Terhadap Sumber Bahan Bacaan

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Foto: Sofyan Tan: Keberhasilan Literasi Memiliki Daya Kritis Terhadap Sumber Bahan Bacaan 2
Ratusan peserta kegiatan Sosialisasi Program Pembinaan Literasi Generasi Muda di Kota Medan diabadikan bersama Anggota Komisi X DPR RI, dr Sofyan Tan. (seputarsumut/Asiong)

Mengambil lokasi di Hotel Santika Medan, kegiatan sosialisasi yang dihadiri ratusan peserta generasi muda itu dibuka oleh dr Sofyan Tan, dihadiri Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara, Hidayat Widiyanto, Staf Ahli Komisi X DPR RI, Finche Kosmanto dan Lisnawaty Ginting.

Dalam sambutannya Sofyan menjelaskan, berbicara soal literasi maka generasi muda harus memahami bahwa literasi itu adalah kemampuan skill membaca, mengolah apa yang telah dibaca kemudian diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini berbeda dengan zaman dulu yang mengartikan literasi hanya sekedar membaca, tapi sekarang kita harus mampu mempraktikannya dalam karya nyata terhadap apa yang telah kita baca, itulah yang dimaksud literasi,”jelas Politisi Partai PDI-Perjuangan yang mengenakan baju batik merah ini.

Berita Terkait

Gubernur Sumut Bobby Nasution Tanda Tangani MoU Jejaring Pengampuan Mata dengan RS Mata Cicendo

Honda Hadirkan Vario PSY Expo Jadi Wadah Kreativitas dan Ekspresi Positif Mahasiswa di Medan

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Untuk itu sebagai generasi penerus dan pemimpin bangsa, Sofyan sangat mengharapkan kaum muda harus banyak membaca sebab saat ini minat baca bangsa Indonesia berada di urutan 60 dari 62 negara.” Kalau literasinya kita berada di urutan 62 daripada 70 negara. Dari hitungan survei minat baca kita itu hanya 0,001 persen dari jumlah penduduk kita.Artinya dari setiap 1.000 orang hanya satu saja yang berminat membaca, selebihnya lebih suka gosip,”ungkap Sofyan.

Padahal sebut Sofyan, tingkat kemajuan sebuah negara bisa dilihat dari tingkat minat baca penduduknya, contohnya Amerika dimana setiap orang di negara tersebut setiap tahunnya berhasil menyelesaikan membaca buku antara 10 sampai 20 buku. Selanjutnya negara Jepang penduduknya juga bisa menyelesaikan membaca buku antara 10 sampai 15 buku pertahun.

“Ini menunjukan bahwa tingkat membaca yang tinggi menceriminkan tingkat kemajuan dari sebuah negara. Sebaggai generasi muda kita harus memandang kedepannya karena Indonesia pada tahun 2045 akan memasuki masa kemerdekaan 100 tahun. Jadi generasi muda yang hadir pada hari ini saya perkirakan akan memasuki masa emasnya pada saat itu untuk menjadi seorang pemimpin,”ungkap Sofyan Tan.

Berdasarkan perhitungan Bank Dunia lanjut Sofyan, Indonesia pada tahun 2045 akan menguasai perekonomian dunia pada urutan keempat dengan strategi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) nya harus sesuai dengan program-program yang dijalankan.

“Salah satunya kita harus mampu menguasai bidang ilmu dan teknologi. Generasi muda Kota Medan harus mampu mengeskplor dari buku-buku yang telah dibacanya agar apa yang dicita-citakan tercapai. Kita jangan hanya bermodal mimpi, sekedar datang untuk kuliah lalu pulang,” tutur Sofyan.

Sebelumnya Shinta Puspita Sari dari Pusat Pembinaan Bahasa dan Satra melaporkan, tingkat literasi membaca siswa Indonesia masih rendah. Hal ini terlihat dari hasil penelitian Program for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2015 sekolah strata Indonesia pada aspek literasi membaca hanya 397 meningkat satu angka dari tahun 2012.

“Indonesia menduduki urutan 62 dari 70 negara peserta penelitian PISA. Hal ini menunjukan tingkat literasi membaca generasi muda di Indonesia masih tergolong rendah dibanding negara lainnya,”lapor Shinta.

Berdasarkan hal ini lanjut Shinta, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Satra berupaya turut serta mendukung penumbuhan budaya literasi di Indonesia terutama bagi kalangan generasi muda yaitu dengan membuat program pembinaan literasi generasi muda.

“Program ini perlu disosialisasikan bagi generasi muda di seluruh Indonesia agar paham dan turut berpartisipasi aktif dalam program tersebut,” papar Shinta yang juga Ketua Panitia kegiatan..

Masih kata Shinta, pada tahun 2023 kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap oleh Pusat Pembinaan Bahasa dan Satra bekerja sama dengan DPR RI Komisi X sebagai Tokoh Wakil Rakyat yang menangani bidang pendidikan.(Siong)

Tags: Sofyan Tan
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Kebakaran Hanguskan 30 Rumah Warga di Tanah Tinggi Jakarta Pusat pada Kamis Dini Hari
  • KAI Bandara Layani Lebih Dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara Selama Libur Waisak dan Iduladha 2026
  • Becak Motor Terbakar di SPBU Galang Deli Serdang Diduga Akibat Percikan Api Platina
  • Gubernur Sumut Bobby Nasution Tanda Tangani MoU Jejaring Pengampuan Mata dengan RS Mata Cicendo
  • Lionel Messi Jadi Pesepakbola Individu Pertama yang Raih Penghargaan Putri Asturias
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.