Deli Serdang, SeputarSumut — Kegiatan peresmian ruang kelas baru di SD Negeri 104198 Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak, pada Sabtu (14/2), menghadirkan suasana berbeda dengan kehadiran Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan. Suara tokoh pendidikan ini sempat bergetar saat ia berdiri di halaman sekolah dan mengenang kembali memori masa lalunya di desa tersebut.
“Saya merinding berdiri di sini,” ungkapnya dengan nada pelan di hadapan para hadirin. Ingatan Sofyan Tan melayang ke masa 45 tahun silam, saat ia sering menghabiskan waktu bermain dan menikmati hidangan sederhana seperti dodol, tape, hingga gemblong buatan ibunda sahabat karibnya, almarhum Boimin Pama.
Sorot Politik: Sofyan Tan Resmikan Ruang Kelas Baru di Tapsel
Sosok almarhum Boimin Pama memiliki kedekatan emosional yang mendalam karena pernah mendedikasikan diri sebagai guru di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) milik Sofyan Tan. Selain itu, almarhum juga pernah menjabat sebagai kepala sekolah di SD Negeri 106794 Paya Bakung yang lokasinya bersebelahan dengan tempat acara, sehingga kunjungan ini dirasakan sebagai pemenuhan janji lama.
“Hari ini saya bayar utang dengan meningkatkan sarana dan prasarana sekolah di Paya Bakung,” tegas Sofyan Tan mengenai komitmennya terhadap pembangunan pendidikan di wilayah tersebut.
Dukungan nyata diberikan melalui alokasi anggaran APBN 2025 senilai Rp854.372.708 yang digunakan untuk merehabilitasi enam ruang kelas, satu toilet, dan satu ruang administrasi di SD Negeri 104198 Paya Bakung. Selain perbaikan infrastruktur fisik, Sofyan Tan memastikan keberlanjutan pendidikan siswa dengan menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).
Revitalisasi sekolah juga diusulkan untuk SD Negeri 106794 Paya Bakung, tempat almarhum sahabatnya pernah mengabdi. Kepada Kepala Sekolah SD Negeri 104198, Aripin Daulay, Sofyan berpesan agar tetap proaktif mengusulkan perbaikan fasilitas pendidikan yang memadai dan layak meski dalam waktu dekat akan berpindah tugas.
Pembangunan sarana pendidikan di Paya Bakung ini menjadi simbol titik temu antara kenangan personal masa lalu dengan harapan cerah bagi masa depan generasi muda. Investasi pendidikan ini mengubah memori sederhana tentang rasa dodol dan tape menjadi ruang-ruang belajar yang kokoh bagi anak-anak desa untuk merajut cita-cita mereka.
Agenda kunjungan kerja kemudian diteruskan ke SD Negeri 105276 Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, untuk meresmikan proyek senilai Rp820.025.669. Anggaran tersebut direalisasikan dalam bentuk pembangunan dua ruang kelas baru, rehabilitasi tiga ruang kelas, pembangunan perpustakaan, serta fasilitas toilet.
Sejumlah pejabat daerah turut mendampingi prosesi peresmian, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang Suparno, Camat Hamparan Perak M. Guntur Nasution, serta para kepala sekolah yakni Aripin Daulay dan Ernawati. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan sinergi dalam memajukan kualitas pendidikan di Deli Serdang.
Proses rehabilitasi sekolah dilakukan secara swakelola dengan melibatkan sekitar 80 persen tenaga kerja dari kalangan orang tua siswa sendiri, sebagaimana diungkapkan oleh Aripin Daulay. Keterlibatan orang tua ini memberikan nilai tambah karena mereka bekerja dengan penuh kesungguhan demi kenyamanan belajar anak-anak mereka.
“Karena ini untuk anak-anak mereka sendiri, maka dikerjakan dengan sungguh-sungguh,” jelas Aripin mengenai semangat gotong royong warga.
Rangkaian acara diakhiri dengan aksi simbolis penanaman dua batang pohon oleh dr Sofyan Tan di area dekat bangunan yang baru saja direvitalisasi. Pohon-pohon tersebut diharapkan tumbuh besar sebagai saksi bisu bagi lahirnya generasi cerdas yang ditempa di dalam ruang-ruang kelas baru tersebut.(Siong)

