Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Taiwan vs Tiongkok Memanas!

Oleh Redaksi 15
Jumat, 13 Desember 2024
Foto: Kapal perang Tiongkok berlayar sangat dekat dengan kapal penghancur AS di perairan Selat Taiwan.

Kapal perang Tiongkok berlayar sangat dekat dengan kapal penghancur AS di perairan Selat Taiwan.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Perseteruan antara Taiwan dengan Tiongkok saat ini masuk dalam kondisi paling panas. Taiwan mendeteksi kehadiran aset militer Tiongkok, sedikitnya 16 kapal perang terdeteksi berlayar di perairan sekitar Taiwan dalam waktu 24 jam terakhir.

Seperti dilansir AFP, Kamis (12/12/2024), tahun ini Beijing semakin meningkatkan tekanan militer terhadap Taipei. Namun, jumlah yang saat ini tercatat merupakan angka tertinggi untuk pengerahan kapal perang Tiongkok ke sekitar Taiwan sepanjang tahun ini.

Dunia Internasional: Taiwan vs Tiongkok Memanas!

Iklan Indako SeputarSumut

Kementerian Pertahanan Taiwan merilis data penghitungan harian yang menyebut 16 kapal perang Tiongkok itu dikerahkan bersama 34 pesawat militer Beijing ke area dekat Taiwan dalam waktu 24 jam hingga Kamis (12/12) pagi, sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Laporan terbaru itu dirilis sehari setelah otoritas Taipei mendeteksi keberadaan 53 pesawat militer dan 19 kapal militer Tiongkok di dekat wilayah udara dan perairannya dalam waktu 24 jam terakhir, atau hingga Rabu (11/12) pagi sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Otoritas Taiwan menyebut Tiongkok mengger latihan maritim di pulau-pulau yang ada di sebelah selatan Jepang hingga Laut China Selatan. Latihan tersebut merupakan latihan terbesar selama bertahun-tahun.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Sekitar 90 kapal perang dan kapal penjaga pantai Tiongkok, menurut seorang pejabat keamanan Taiwan pada Rabu (11/12), terlibat dalam latihan maritim yang mencakup simulasi serangan terhadap kapal asing dan latihan blokade rute laut.

Belum ada pengumuman dari militer Beijing atau media pemerintah Tiongkok mengenai peningkatan aktivitas militer di Laut China Timur, Selat Taiwan, Laut China Selatan atau Samudra Pasifik Barat.

Namun, kunjungan Presiden Taiwan Lai Ching-te ke kawasan Pasifik baru-baru ini, yang mencakup dua persinggahan di Guam dan Hawaii yang merupakan wilayah Amerika Serikat (AS), telah memicu kemarahan Beijing.

Menurut pejabat keamanan Taiwan, yang enggan disebut namanya, Tiongkok mulai merencanakan operasi maritim besar-besaran sejak Oktober lalu. Tiongkok ingin menunjukkan mereka bisa mencengkeram Taipei dan menarik “garis merah” menjelang pemerintahan AS selanjutnya di bawah Donald Trump.

Latihan maritim Beijing itu, sebut pejabat keamanan Taipei, tergolong “jauh lebih besar” dibandingkan respons maritim negara itu terhadap kunjungan mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan tahun 2022 lalu.

Kementerian Luar Negeri Taiwan, dalam pernyataan pada Rabu (11/12), mengatakan bahwa peningkatan aktivitas militer Tiongkok di sekitar wilayahnya membuktikan Beijing memang “pembuat onar.”

Namun Kementerian Luar Negeri Tiongkok, yang juru bicaranya tidak membenarkan atau menyangkal laporan soal latihan maritim besar-besaran, balik menyalahkan Taiwan.

Selama beberapa tahun terakhir, Taipei terus-menerus berada di bawah ancaman invasi Beijing, yang telah menegaskan tidak akan mengesampingkan penggunaan kekerasan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com