Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Tanah Longsor Timbun Desa di Papua Nugini, 100 Orang Tewas!

Oleh Redaksi 15
Jumat, 24 Mei 2024
Foto: Tanah Longsor PNG

Tanah longsor melanda Papua Nugini tewaskan 100 orang (Foto: BSS/AFP)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Papua Nugini | Tanah longsor besar melanda sebuah desa terpencil di Papua Nugini (PNG), dan banyak mayat yang ditemukan oleh penduduk desa.

Tanah longsor dilaporkan melanda Desa Kaokalam di Provinsi Enga, sekitar 600 kilometer barat laut Port Moresby, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Dunia Internasional: Tanah Longsor Timbun Desa di Papua Nugini, 100 Orang Tewas!

Iklan Indako SeputarSumut

Pemerintah Provinsi Enga mengatakan pihaknya telah membentuk tim tanggap darurat untuk melakukan penilaian dampak cepat terhadap kerusakan tersebut.

Mereka meminta fasilitas kesehatan setempat dan lembaga swadaya manusia (LSM) untuk bersiaga membantu upaya pemulihan dan bantuan.

Warga mengatakan perkiraan jumlah korban tewas saat ini berada di atas 100 orang, meskipun pemerintah belum merilis angka resmi jumlah korban tewas akibat tanah longsor.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Elizabeth Laruma, Presiden Asosiasi Wanita dalam Bisnis Porgera, mengatakan rumah-rumah rata dengan tanah ketika sisi gunung di dekatnya runtuh.

“Hal ini terjadi ketika masyarakat masih tertidur pada dini hari dan seluruh desa sudah padam,” kata Laruma.

Pemerintah bentuk tim darurat usai tanah longsor melanda Papua Nugini tewaskan 100 orang (Foto: Facebook)

“Dari apa yang saya duga, ada sekitar 100 lebih orang yang terkubur di bawah tanah,” lanjutnya.

Polisi Papua Nugini belum menanggapi permintaan komentar ABC.

Ninga Role, warga yang berasal dari Kaokalam namun masih kuliah di Madang, mengaku menerima kabar kerusakan tersebut pagi ini.

Dia memperkirakan setidaknya empat kerabatnya tewas akibat tanah longsor.

“Saya merasa sangat sedih. Dan saya merasa sedih untuk seluruh masyarakat,” katanya kepada ABC.

“Mereka telah kehilangan nyawa, orang-orang yang mereka cintai, harta benda mereka,” lanjutnya.

Sementara itu dari video yang dibagikan di media sosial menunjukkan warga memanjat batu besar dan menarik jenazah dari reruntuhan dan di bawah pohon saat tanah longsor melanda Papua Nugini (PNG).

Ninga Role, warga yang berasal dari Kaokalam namun masih kuliah di Madang, mengaku menerima kabar kerusakan tersebut pagi ini. Dia mengatakan proses evakuasi sangat sulit dilakukan.

“Ada beberapa batu besar, tanaman, pohon. Bangunannya roboh,” ujarnya, dikutip ABC News.

“Hal-hal ini membuat sulit untuk menemukan mayatnya dengan cepat,” lanjutnya.

Longsor juga memblokir akses jalan ke kota Porgera, tempat tambang emas besar berada.

Elizabeth Laruma, Presiden Asosiasi Wanita dalam Bisnis Porgera, mengatakan masyarakat di wilayah tersebut mengkhawatirkan akses terhadap barang dan jasa.

“Ketika jalan ini ditutup dan saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan, hal ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap masyarakat di luar sana dalam hal barang, bahan bakar, dan jasa,” katanya.

“Ini akan berdampak besar pada kehidupan masyarakat Porgera dan juga tambangnya,” lanjutnya.

Dia telah meminta pemerintah PNG dan organisasi non-pemerintah untuk segera memberikan bantuan ke daerah tersebut. (okezone/ss)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
  • Inflasi Sumatera Utara Juni 2026 Tembus 4,79 Persen, Wilayah Ini Alami Lonjakan Tertinggi
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com