Minggu, Juli 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Tangki Avtur Bocor, Pesawat Garuda Gagal Terbang

Oleh Redaksi 15
Senin, 26 Agustus 2024
Foto: Pesawat Garuda Indonesia.

Pesawat Garuda Indonesia.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-174 rute Jakarta – Pekanbaru gagal terbang akibat tangki bahan bakar avtur bocor.

Hal itu terungkap melalui postingan musisi, Kunto Aji yang membagikan video bahwa pesawat Garuda yang ditumpanginya mengalami kebocoran bahan bakar.

Lintas Nasional: Tangki Avtur Bocor, Pesawat Garuda Gagal Terbang

Iklan Indako SeputarSumut

Pesawat itu sedianya berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pukul 11.50 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru pukul 13.35 WIB.

Akibat insiden ini, seluruh penumpang berjumlah 135 orang akhirnya diterbangkan menggunakan pesawat pengganti pukul 14.00 WIB.

Dalam dunia penerbangan, keselamatan merupakan hal paling utama. Salah satu aspek penting dalam memastikan keselamatan adalah mengikuti prosedur yang benar sebelum, selama, dan setelah penerbangan. Artikel ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang prosedur ini.

Berita Terkait

Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Halmahera Utara Tidak Berpotensi Tsunami Menurut BMKG

Sebelum lepas landas atau take off, pilot harus melakukan inspeksi pra-penerbangan secara menyeluruh. Hal ini melibatkan pemeriksaan eksterior dan interior pesawat, serta sistem dan peralatannya, untuk memastikan semuanya dalam keadaan baik, termasuk mesin dan bahan bakar avtur yang merupakan elemen penting sebuah pesawat.

Pemeriksaan eksterior meliputi pemeriksaan sayap, ekor, dan badan pesawat apakah ada tanda-tanda kerusakan. Ban harus diperiksa untuk mengetahui inflasi yang tepat dan tingkat bahan bakar dan oli harus diverifikasi.

Pemeriksaan interior melibatkan memastikan bahwa semua kontrol, instrumen, dan sistem berfungsi dengan benar. Termasuk memeriksa pengoperasian lampu pesawat, radio, dan peralatan navigasi, dan ketersediaan avtur hingga tangki bahan bakar.

Selain pemeriksaan fisik, pilot juga harus memeriksa kondisi cuaca dan merencanakan rute penerbangan. Mereka juga harus memastikan bahwa semua dokumentasi yang diperlukan, seperti registrasi dan asuransi pesawat, sudah lengkap.

“Inspeksi dapat menunjukkan kemungkinan masalah yang mungkin terjadi sebelum lepas landas, sehingga pilot dapat menilai apakah aman atau tidak untuk terbang,” tulis International Flight Academy dalam situsnya.

Setiap bidang berbeda dan memiliki karakteristiknya masing-masing, tetapi ada beberapa poin penting yang sama. Penting untuk diperhatikan bahwa langkah verifikasi yang akan dilakukan tidak boleh dilewati atau dilakukan secara tergesa-gesa.

Melewatkan atau terburu-buru dapat mengakibatkan ketidaknyamanan penerbangan atau konsekuensi serius. Pra-inspeksi biasanya dimulai dengan penyelidikan visual terhadap lingkungan sekitar pesawat, mencari sesuatu yang tidak normal atau tidak berfungsi dengan benar.

“Pilot harus memeriksa bilah, sayap dan penutup, sistem bahan bakar, instrumen, mesin dan lain-lain. Perhatian terhadap detail dan pengorganisasian dalam tugas ini sangatlah penting,” tambahnya.

Selain itu, pilot wajib memeriksa kokpit apakah ada saklar atau katup yang tidak pada posisi yang benar dan melihat apakah sabuk pengaman berfungsi.

Selain jenis inspeksi pesawat ini, ada juga jenis inspeksi lainnya, seperti analisis yang dilakukan secara menyeluruh oleh teknisi perawatan pesawat, mengikuti persyaratan yang diperlukan dan dalam jumlah jam masing-masing (seperti 50 jam, 100 jam, atau tahunan).

“Singkatnya, inspeksi pra-penerbangan dapat mencegah terjadinya kecelakaan atau kesalahan saat mengemudikan pesawat,” tandasnya.(inews)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sinopsis Drama Korea Love in Sync yang Dibintangi Kim Myung-soo dan Kang Min-ah
  • Penyebab Bangun Tidur Badan Sakit Semua Menurut Hinge Health
  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com