Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Tembok Ponpes Gontor Magelang Ambrol, 4 Santri Meninggal

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 26 April 2025
Foto: Evakuasi santri korban tembok ambrol di Magelang. 

Evakuasi santri korban tembok ambrol di Magelang. 

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Magelang – Korban meninggal dunia santri Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Dusun Mangunsari, Desa Gadingsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, bertambah tiga orang. Untuk itu total korban meninggal ada empat santri.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono mengatakan korban seluruhnya ada 29 orang santri.

Lintas Nasional: Tembok Ponpes Gontor Magelang Ambrol, 4 Santri Meninggal

Iklan Indako SeputarSumut

“25 orang luka, 4 meninggal dunia,” kata Edi saat dihubungi wartawan, Jumat (25/4/2025) malam.

Untuk proses evakuasi, kata Edi, berlangsung mulai pukul 10.30 WIB hingga 23.30 WIB. Kendala dalam proses evakuasi, kata Edi, karena yang runtuh tersebut berupa bangunan beton.

“Setelah evakuasi selesai, besok pagi akan dilakukan penyisiran kembali,” ujarnya.

Berita Terkait

BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

“Informasi dari pondok jelas itu siswa (santri) dari pondok Gontor,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, tembok kolam penampungan air di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Dusun Mangunsari, Desa Gadingsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, ambrol menimpa puluhan santri.

Guru Senior Pondok Modern Gontor 5, Muhib Huda Muhammadi mengatakan ambrolnya tembok dipicu tanah longsor sekitar pukul 10.30 WIB.

“Sehingga menyebabkan tembok kolam penampungan air runtuh,” kata Muhib kepada awak media di lokasi pondok, Jumat (25/4).

Saat kejadian, para santri sedang antre untuk mandi. Posisi kamar mandi tepat berada di depan kolam penampungan air.

“Pada jam itu, 10.30 WIB, kegiatan santri untuk (mandi) persiapan ke masjid. Jadi, mereka mandi semuanya, antre semuanya dan tidak disangka tidak ada yang tahu ada kejadian seperti itu,” sambung Muhib.

Tembok ambrol ke arah kamar mandi hingga menimpa para santri yang tengah antre.

“Jadi posisi kolam itu ada di sebelah kamar mandi. Jadi ada asrama, belakangnya kamar mandi. Belakangnya kolam penampungan air, lha di situ kejadiannya. Akhirnya, mereka tertimpa tembok kolam penampungan air,” kata Muhib.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji petang tadi mengatakan satu korban tertimpa tembok kolam penampung di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam Dusun Mangunsari, Desa Gadingsari, Kecamatan Sawangan, meninggal dunia.

“Di (RSUD) Merah Putih ada 25 korban, 3 rawat inap, 1 korban dirujuk ke Sardjito karena patah tulang. Rawat jalan 18, yang masih diobservasi 1. Dan 1 korban meninggal dunia,” kata Grengseng kepada wartawan di Rumah Dinas Bupati Magelang, Jumat (25/4) malam.

“Kalau penanganan dari Pemkab Magelang, kita lihat dari sisi musibah. Di Rumah Sakit Merah Putih kita gratiskan. Biar nanti urusannya pemerintah daerah,” sambungnya.

Grengseng menambahkan, saat ini masih ada korban yang posisinya masih belum diketahui.

“Untuk sementara ini yang penting tertangani. Ini lapangan (lokasi kejadian) masih ada korban yang posisinya masih belum kita ketahui. Nanti setelah final, kita bicara bersama dengan Forkopimda,” ujarnya. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com