Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Thailand-Kamboja Bahas Gencatan Senjata

Oleh Redaksi 15
Selasa, 23 Desember 2025
Foto: Rencana pertemuan bilateral antara Thailand dan Kamboja akan segera digelar pada Rabu (24/12).
(Foto: Thai PBS/inews.id)

Rencana pertemuan bilateral antara Thailand dan Kamboja akan segera digelar pada Rabu (24/12). (Foto: Thai PBS/inews.id)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Rencana pertemuan bilateral antara Thailand dan Kamboja akan segera digelar pada Rabu (24/12) guna merundingkan negosiasi gencatan senjata. Langkah diplomasi ini diambil sebagai respons atas kembali pecahnya konflik bersenjata di wilayah perbatasan kedua negara.

​Mekanisme bilateral melalui Komite Perbatasan Umum (GBC) akan menjadi wadah pembicaraan tersebut. Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menjelaskan bahwa forum ini nantinya bakal dipimpin langsung oleh menteri pertahanan dari masing-masing negara yang bertikai.

Dunia Internasional: Thailand-Kamboja Bahas Gencatan Senjata

Iklan Indako SeputarSumut

​Implementasi serta verifikasi di lapangan akan menjadi fokus utama dalam agenda yang dijadwalkan tersebut. “GBC akan mengadakan pertemuan pada 24 Desember 2025 untuk membahas implementasi dan verifikasi gencatan senjata,” ungkap Hasan di Kuala Lumpur, sebagaimana dilansir dari The Straits Times.

​Harapan agar ketegangan di kawasan segera berakhir turut disuarakan oleh para diplomat di tingkat regional. Hasan menambahkan bahwa para Menteri Luar Negeri ASEAN sangat berharap agar permusuhan yang terjadi dapat segera mereda dalam waktu dekat.

​Inisiatif pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan para Menteri Luar Negeri ASEAN yang berlangsung di Kuala Lumpur pada hari Senin. Momentum tersebut menjadi titik balik bagi negara-negara tetangga untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Berita Terkait

Korps Garda Revolusi Iran Serang Lokasi Milik AS di Kawasan Teluk Balas Gempuran Militer Amerika

Indeks Panas di Bangkok Tembus 51,9 Derajat Celsius dan Masuk Kategori Bahaya

​Seluruh Menlu ASEAN memberikan dukungan penuh terhadap upaya komunikasi yang dilakukan oleh Bangkok dan Phnom Penh. Dalam kesempatan tersebut, Hasan menegaskan bahwa pihak ASEAN menyambut positif diskusi mengenai dimulainya kembali gencatan senjata demi menghentikan peperangan.

​”Para Menteri Luar Negeri ASEAN menyambut baik diskusi tentang dimulainya kembali gencatan senjata dan penghentian permusuhan,” tegas Mohamad Hasan dalam keterangannya.

​Di sisi lain, perumusan rencana yang mendetail dianggap sebagai kunci utama agar perdamaian tidak bersifat sementara. Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, menekankan pentingnya meluangkan waktu untuk memperbaiki situasi demi mencapai kesepakatan gencatan senjata yang benar-benar kokoh dan bertahan lama.

​Situasi di perbatasan sendiri telah memanas dalam beberapa pekan terakhir akibat pertempuran sengit yang pecah kembali. Dampak dari konflik tersebut sangat fatal, mengakibatkan belasan korban jiwa dan memaksa ratusan ribu warga sipil meninggalkan kediaman mereka untuk mengungsi.

​Jika menilik ke belakang, bentrokan antara Thailand dan Kamboja juga sempat terjadi pada Juni lalu yang berlangsung selama lima hari. Kala itu, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan gencatan senjata setelah melalui proses mediasi yang dipimpin oleh Malaysia selaku Ketua ASEAN.

​Keberhasilan mediasi tersebut sempat membawa angin segar bagi stabilitas kawasan di bulan-bulan berikutnya. Pasalnya, kesepakatan gencatan senjata itu kemudian diperluas hingga menjadi sebuah kesepakatan perdamaian formal pada Oktober lalu, sebelum akhirnya situasi kembali memburuk.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com