Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Thailand-Kamboja: Evakuasi & Perang

Oleh Redaksi 15
Senin, 8 Desember 2025
Foto: Thailand maupun Kamboja tampaknya telah melakukan persiapan yang sangat matang.(Foto: NBC)

Thailand maupun Kamboja tampaknya telah melakukan persiapan yang sangat matang.(Foto: NBC)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Pemerintah Thailand segera mengambil langkah evakuasi bagi warga yang tinggal di sepanjang perbatasan dengan Kamboja, menyusul peningkatan ketegangan antara kedua negara tersebut.

​Penduduk dari area perbatasan mulai dipindahkan ke wilayah provinsi yang lebih aman pada hari Minggu (7/12) oleh pemerintah Provinsi Ubon dan Surin, demikian laporan dari The Nation Thailand.

Dunia Internasional: Thailand-Kamboja: Evakuasi & Perang

Iklan Indako SeputarSumut

​Pada waktu yang bersamaan, dikutip dari The Nation, terlihat pasukan keamanan Thailand berbondong-bondong memindahkan artileri dan persenjataan berat lainnya menuju zona perbatasan.

​Kamar Dagang Provinsi Ubon Ratchathani menyampaikan peringatan bahwa pertempuran antara Thailand dan Kamboja kali ini diprediksi akan berlangsung cukup lama, diperkirakan antara 3 hingga 5 hari.

​Ketua Kamar Dagang Provinsi Ubon Ratchathani, Mongkol Chunlatas, mengungkapkan bahwa kedua belah pihak, baik Thailand maupun Kamboja, tampak sama-sama telah bersiap sedia untuk menghadapi potensi peperangan.

Berita Terkait

Korps Garda Revolusi Iran Serang Lokasi Milik AS di Kawasan Teluk Balas Gempuran Militer Amerika

Indeks Panas di Bangkok Tembus 51,9 Derajat Celsius dan Masuk Kategori Bahaya

​”Melihat situasi terkini, baik Thailand maupun Kamboja tampaknya telah melakukan persiapan yang sangat matang. Kami memperkirakan bentrokan kali ini berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar dibandingkan konflik sebelumnya,” tuturnya.

​Senada dengan pernyataan tersebut, Veerasak Pisanuwong, Ketua Kamar Dagang Provinsi Surin, menyoroti bahwa konflik kali ini hampir pasti akan memukul perekonomian Thailand di akhir tahun, dengan sektor pariwisata menjadi salah satu yang paling terdampak.

​Veerasak menambahkan bahwa banyak sekali pembatalan pemesanan hotel yang terjadi setelah kabar ketegangan antara kedua negara kembali mencuat.

​Di Provinsi Surin sendiri, proses evakuasi telah dimulai sejak Minggu, meliputi penduduk yang tinggal di 4 hingga 5 distrik perbatasan. Proses ini masih berlangsung, dengan perkiraan jumlah yang dievakuasi jauh lebih tinggi daripada saat perang yang terjadi pada bulan Juli lalu.

​Setelah insiden tewasnya seorang tentara Bangkok dalam bentrokan pada Minggu di perbatasan, militer Thailand melancarkan serangan udara ke perbatasan dengan Kamboja pada Senin (8/12).

​Militer Thailand mengklaim bahwa penembakan terjadi saat tentara Kamboja melepaskan tembakan ke arah tentara Thailand yang tengah mengamankan insinyur proyek perbaikan jalan di Provinsi Sisaket, dekat perbatasan. Laporan juga menyebutkan empat tentara Thailand lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

​Semua unit militer Thailand telah menerima instruksi untuk menggunakan kekuatan penuh demi melindungi kedaulatan negara dan keselamatan rakyat Thailand.

​Dalam pernyataan yang dikeluarkan secara terpisah, Angkatan Udara Kerajaan Thailand mengonfirmasi pengerahan sejumlah jet tempur F-16 untuk memberikan dukungan tembakan jarak dekat bagi unit-unit di darat.

​Sementara itu, Kamboja dilaporkan membalas dengan menembakkan roket BM-21 ke area permukiman di Ban Sai Tho 10, distrik Ban Kruat, Buri Ram, pada Senin pagi.

​Hingga saat ini, belum ada konfirmasi mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka akibat serangan tersebut.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com