Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Tim Jokowi Berharap Tak Ada Lagi Perdebatan Soal Keaslian Ijazah Usai Gelar Perkara Khusus

Oleh Redaksi 15
Rabu, 9 Juli 2025
Foto: Jokowi saat di Polda Metro Jaya (Rizky Adha/detikcom)

Foto: Jokowi saat di Polda Metro Jaya (Rizky Adha/detikcom)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Tim pengacara Presiden Republik Indonesia yang ketujuh, Joko Widodo (Jokowi), mengharapkan tidak ada lagi perdebatan terkait keaslian ijazah UGM setelah dilakukan gelar perkara khusus di Bareskrim Polri.

Pengacara Jokowi, Yakup Hasibuan, menyatakan bahwa mereka telah mengajukan keberatan terhadap gelar perkara khusus dalam kasus ini. Menurutnya, proses tersebut tidak sesuai dengan prosedur penyelidikan yang ada.

Lintas Nasional: Tim Jokowi Berharap Tak Ada Lagi Perdebatan Soal Keaslian Ijazah Usai Gelar Perkara Khusus

Iklan Indako SeputarSumut

Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa mereka akan menghormati dan siap mengikuti gelar perkara khusus yang diminta oleh pihak pelapor, yaitu Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).

Namun, Yakup meminta agar setelah gelar perkara khusus selesai, tidak ada lagi perdebatan mengenai keaslian ijazah UGM yang dimiliki oleh Jokowi.

“Inikan gelar perkara khusus atas permintaan mereka sehingga setelah gelar perkara khusus ini harapan kami sudah makin jelas, klir dan pihak mereka tidak ada lagi dipertanyakan,” ujarnya kepada wartawan di Bareskrim Polri, Rabu (9/7).

Berita Terkait

BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

“Kami komitmen apapun hasilnya harus kami hormati. Harapan kami pihak sana sebagai WNI taat hukum, yang semua prosesnya harus sesuai koridor hukum juga harus mentaati gelar perkara nanti,” imbuhnya.

Bareskrim Polri hari ini menyelenggarakan gelar perkara khusus terkait tuduhan kepemilikan ijazah palsu oleh Jokowi yang diajukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan bahwa Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) akan melaksanakan gelar perkara khusus berdasarkan hasil penyelidikan dari Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

“Meminta agar jadwal gelar perkara khusus diubah, sampai mereka mendapatkan kepastian mengenai nama-nama yang terlibat dalam proses gelar perkara khusus ini,” ujarnya kepada media saat dikonfirmasi, Kamis (3/7).

Sebelumnya, pihak kepolisian telah menyelesaikan penyelidikan terkait ijazah Jokowi yang dilaporkan oleh TPUA.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa ijazah yang dimiliki Jokowi dari SMAN 6 Solo serta Fakultas Kehutanan UGM adalah asli.

Pihak kepolisian tidak menemukan bukti pelanggaran hukum dalam kasus tersebut dan memutuskan untuk menghentikan penyelidikan.

Selama penyelidikan berlangsung, petugas kepolisian mengungkapkan telah mengumpulkan keterangan dari sebanyak 39 saksi yang terdiri dari berbagai pihak, mulai dari Fakultas Kehutanan UGM hingga teman-teman Jokowi yang mengenalnya selama masa studi.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan laboratorium forensik terhadap berbagai dokumen.(cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com