Minggu, Juli 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Trump Berlakukan Tarif Impor 32 Persen ke Indonesia

Oleh Redaksi 15
Rabu, 9 Juli 2025
Foto: Ilustrasi Donald Trump dan tarif 32 persen pada Indonesia (Bali Live)

Ilustrasi Donald Trump dan tarif 32 persen pada Indonesia (Bali Live)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto segera terbang ke Washington D. C

Jakarta – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto segera terbang ke Washington D. C. setelah mendengar tentang kebijakan terbaru Presiden Donald Trump yang memberlakukan tarif resiprokal kepada Indonesia.

Berita Ekonomi: Trump Berlakukan Tarif Impor 32 Persen ke Indonesia

Iklan Indako SeputarSumut

Seperti yang dilaporkan, Trump dalam sebuah surat kepada Presiden RI mengenakan tarif impor sebesar 32 persen untuk semua barang dari Indonesia. Namun, ia akan mempertimbangkan apabila Indonesia mendirikan pabriknya di Amerika.

Menanggapi berita tersebut, Kemenko Perekonomian menginformasikan bahwa Menko Airlangga, yang baru saja mendampingi Presiden Prabowo di pertemuan BRICS di Rio de Janeiro, langsung berangkat dari Brasil menuju AS.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa Menko Airlangga dijadwalkan tiba di AS hari ini. Ia juga dijadwalkan untuk bertemu dengan wakil dari Pemerintah AS.

Berita Terkait

OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031

IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan

“Untuk mendiskusikan segera keputusan tarif AS untuk Indonesia. Karena masih tersedia ruang untuk merespons sebagaimana yang disampaikan oleh Pemerintah AS,” kata Haryo dalam siaran pers, Selasa (8/7/2025).

Pemerintah Indonesia, ujar Haryo, akan memanfaatkan peluang yang ada untuk melindungi kepentingan nasional di masa depan. Pemerintah Amerika Serikat telah menetapkan tenggat waktu sampai 1 Agustus 2025 bagi Indonesia untuk memberikan tanggapan terhadap kebijakan tarif yang baru diumumkan.

Sementara itu, pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi berpendapat bahwa Indonesia telah mengalami kegagalan dalam negosiasi dengan AS.

“Keputusan Trump tersebut dipandang banyak pihak menimbulkan ketidakpastian pasar dan berpotensi memicu guncangan ekonomi global,” ujarnya.

Ibrahim juga menambahkan bahwa kebijakan Trump ini dapat merugikan ekonomi AS itu sendiri. “Model ekonomi terbaru memprediksi kebijakan tarif Trump kali ini bisa memangkas Produk Domestik Bruto AS hingga enam persen,” ucap Ibrahim.

Selain itu, hal ini dapat mengurangi rata-rata gaji di Amerika Serikat sebesar lima persen. Dampak berantai juga diprediksi akan dirasakan oleh negara-negara yang menjadi mitra perdagangan, seperti Indonesia.

“Tarif ini bukan sekadar soal ekonomi, tetapi juga strategi geopolitik dan negosiasi. Dalam konteks teori permainan, tarif ini adalah upaya AS untuk mengubah ‘payoff matrix’ dalam hubungan dagang bilateral,” kata Ibrahim.

AS telah mendorong Indonesia untuk mereview kembali pendekatan dalam ekspor dan diplomasi komersialnya. Sebagai akibatnya, pemerintah memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi negara akan berkurang antara 0,3 hingga 0,5 persen karena kebijakan tersebut.

“Selain itu risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akan semakin besar. Utamanya di sektor padat karya seperti industri tekstil dan alas kaki,” ucap Ibrahim menutup keterangannya.(emiten)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sinopsis Drama Korea Love in Sync yang Dibintangi Kim Myung-soo dan Kang Min-ah
  • Penyebab Bangun Tidur Badan Sakit Semua Menurut Hinge Health
  • OJK Perkuat Ekosistem Aset Keuangan Digital dan Kripto Melalui Roadmap 2026-2031
  • IHSG Menguat 2,28 Persen Mengikuti Tren Bursa Asia pada Akhir Pekan
  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com