Jakarta, SeputarSumut – Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu dengan dua sekutu dekatnya, Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, di Beijing hari ini. Ini adalah pertemuan pertama kalinya bagi ketiga kepala negara, sebuah langkah yang menggarisbawahi makin eratnya hubungan pertahanan di tengah ketegangan geopolitik.
Xi Jinping menyambut Putin dengan pidato di Aula Agung Rakyat dan kediaman pribadinya, sembari memanggilnya “sahabat lama”. Beberapa jam kemudian, jurnalis Reuters melihat kereta lapis baja Kim Jong Un tiba di Stasiun Kereta Beijing. Media pemerintah Korea Utara mengonfirmasi kedatangan Kim, melaporkan bahwa ia disambut oleh para pejabat Tiongkok, termasuk Menteri Luar Negeri Wang Yi, dan ia pun menyampaikan terima kasih kepada Xi.
Dunia Internasional: Tunjukkan Aliansi Pertahanan, Xi Jinping Sambut Putin dan Kim Jong Un di Beijing
Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, juga menyaksikan kedatangan kereta tersebut. Menurut intelijen Korea Selatan, Kim tampak ditemani oleh putrinya, Kim Ju Ae, dalam lawatan ini.
Ketiga pemimpin ini berkumpul di Tiongkok untuk menghadiri parade militer dan acara peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II. Para pengamat menilai kehadiran mereka mengisyaratkan hubungan pertahanan yang lebih erat, terutama menyusul pakta pertahanan yang diteken Rusia dan Korea Utara pada 2024 lalu.
Jika Tiongkok dan Korea Utara membuat aliansi serupa, hal itu berpotensi mengubah situasi militer di kawasan Asia Pasifik dan menjadi pukulan keras bagi Amerika Serikat. Dalam pidato pada Senin, Xi Jinping menegaskan kembali sikapnya.
”Kita harus mengambil sikap tegas terhadap hegemonisme dan politik kekuasaan,” ujarnya, sebuah seruan yang selama ini dianggap sebagai kritik terhadap tindakan negara-negara Barat.(*/cnni)


