Medan, SeputarSumut — Anggota DPRD Kota Medan Faisal Arbie M Biomed meminta agar lurah di Kota Medan rutin menggelar musyawarah kelurahan (Muskel) guna memverifikasi dan memvalidasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Tujuannya untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran, memperbarui data sesuai kondisi riil dan meningkatkan transparansi.
“Salah satu solusi agar kuota penerima Bantuan Sosial (Bansos) bertambah adalah Muskel dilaksanakan rutin sekali sebulan. Dan hasil Muskel menjadi pedoman menentukan skala prioritas penerima bansos,” kata Faisal Arbie kepada wartawan Jumat (6/3/2026).
Sorot Politik: Validasi DTKS, DPRD Medan Minta Muskel Rutin Digelar Setiap Bulan
Faisal Arbie yang duduk di Komisi III DPRD Medan itu mengungkapkan, saat ini banyak masyarakat mengeluh karena tidak pernah dilibatkan Muskel terkait perencanaan pembangunan apalagi menetapkan warga sebagai penerima Bansos.
“Banyak warga prasejahtera belum pernah mendapat bantuan bahkan tidak ikut dilibatkan saat Muskel. Maka ke depan, setiap kegiatan Muskel supaya transparan dan tersosialisasi kepada seluruh masyarakat,” ujar Politisi Partai Nasdem itu.
Selain itu, masyarakat prasejahtera banyak yang protes karena karena belum terdaftar peserta Penerima Keluarga Harapan (PKH). “Tentu hanya melalui Muskel lah kuota penerima dapat berubah dan juga bertambah. Karenanya hasil setiap Muskel supaya diajukan ke Dinas Sosial Kota Medan dan berlanjut ke pemerintah pusat,” tandasnya.
Dengan begitu, tambah Faisal Arbie, bantun pemerintah akan tepat sasaran. Sedangkan warga miskin yang belum pernah menerima diharapkan akan terakomodir.
Menurut Faisal Arbie, sangat penting Muskel dilakukan secara rutin. Selain merencanakan pembangunan skala prioritas juga menyusun rencana kerja nyata, meningkatkan partisipasi, dan mencapai kesepakatan bersama.
Sedangkan masalah anggaran, Faisal meminta kepada seluruh lurah supaya masing-masing mengusulkan kepada tim anggaran di Pemko Medan supaya dapat ditampung dan dialokasikan di APBD Kota Medan.(BEN)


