Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Virus Mematikan Mengganas di India, 38 Orang Tewas

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 3 Agustus 2024
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Setidaknya 38 orang meninggal dunia akibat wabah virus mematikan Chandipura yang disebut ‘mirip rabies’ di India. Penyakit yang menular dari serangga ke manusia di India ini ternyata dapat berdampak fatal.

Virus Chandipura bisa menimbulkan ‘malapetaka’ di dalam tubuh manusia hanya dalam waktu 6 jam setelah terinfeksi. Menurut dosen senior Mikrobiologi Medis, Universitas Westminster, Manal Mohammed, ini merupakan wabah terburuk yang pernah terjadi di India.

Dunia Internasional: Virus Mematikan Mengganas di India, 38 Orang Tewas

Iklan Indako SeputarSumut

“Setidaknya 38 orang, kebanyakan dari mereka anak-anak dan remaja, meninggal dunia sejak awal Juni 2024 dalam wabah virus Chandipura terburuk di India dalam lebih dari 20 tahun,” terang dia yang dikutip dari The Sun.

Virus Chandipura merupakan bagian dari keluarga penyakit yang menyebabkan rabies, peradangan dan pembengkakan otak, yakni ensefalitis. Virus ini sebagian besartnya ditularkan ke manusia oleh lalat pasir, nyamuk, dan juga kutu.

Gejala awal virus ini dapat terlihat sangat mirip dengan flu. Tetapi, kondisi itu berkembang dengan cepat hanya dalam 24 jam menjadi ensefalitis, koma, hingga menyebabkan kematian.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Anak-anak di bawah usia 15 tahun adalah kelompok yang paling rentan terhadap penyakit berbahaya ini. Bukti yang ada menunjukkan bahwa 76 persen dari mereka yang tertular meninggal dunia.

Saat ini, wabah Chandipura sedang menyebar pesat di negara bagian Gujarat, di bagian barat. Komisioner Kesehatan Gujarat Harshad Patel mengatakan hampir semua pasien adalah anak-anak.

“Hampir semua pasien adalah anak-anak. Sejauh yang saya ketahui, virus ini hanya menyerang anak-anak,” bebernya.

Sayangnya, hingga saat ini tidak ada obat untuk mengobati orang yang terinfeksi virus Chandipura. Bahkan, masih belum ada vaksin untuk mencegah infeksi tersebut.

Otoritas kesehatan di India kini berlomba-lomba untuk membendung wabah tersebut. Hal itu dilakukan dengan memeriksa terhadap ribuan orang dan menyemprot rumah-rumah dengan obat nyamuk.

Meskipun sebagian besar kasus terjadi di Gujarat, kasus juga sudah dilaporkan di negara bagian tetangga Rajasthan dan Madhya Pradesh.

Sejauh ini, tidak sepenuhnya diketahui pasti penyebab virus tersebut kembali meningkat. Namun, ini mungkin terkait dengan perubahan iklim dan penyebarannya dipengaruhi oleh suhu yang hangat.

Selain virus Chandipura, di musim panas ini India sudah melaporkan banyak kasus yang disebabkan virus yang ditularkan nyamuk. Mulai dari virus Zika, demam berdarah, dan Nipah. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com