Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Wapres Filipina Bantah Perintahkan Bunuh Presiden Bongbong

Oleh Redaksi 15
Kamis, 28 November 2024
Foto: Wapres Filipina Sara Duterte bantah perintahkan bunuh Presiden Bongbong Marcos Jr. 

Wapres Filipina Sara Duterte bantah perintahkan bunuh Presiden Bongbong Marcos Jr. 

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Wakil Presiden Filipina Sara Duterte membantah memerintahkan membunuh Presiden Ferdinand ‘Bongbong’ Marcos Jr.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (26/11), Sara Duterte mengatakan bahwa pernyataannya beberapa waktu lalu merupakan ekspresi “kekhawatiran” atas kegagalan Bongbong melindungi rakyat Filipina.

Dunia Internasional: Wapres Filipina Bantah Perintahkan Bunuh Presiden Bongbong

Iklan Indako SeputarSumut

Ia berujar anggapan pemerintah bahwa ucapannya merupakan ancaman pembunuhan Bongbong hanyalah lelucon.

“Akal sehat seharusnya cukup bagi kita untuk memahami dan menerima bahwa tindakan balas dendam bersyarat yang seharusnya bukanlah merupakan ancaman. Ini adalah rencana tanpa dasar,” ucapnya, seperti dikutip AFP.

“Saya yakin bahwa penyelidikan yang jujur akan dengan mudah mengungkap narasi ini sebagai lelucon, khayalan, atau tidak ada apa-apanya,” lanjut dia.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Kementerian Kehakiman Filipina sebelumnya menyatakan Sara Duterte merupakan “otak” dari rencana pembunuhan Bongbong.

Pernyataan ini dilontarkan buntut ucapan Sara Duterte pada Sabtu (23/11) dalam konferensi pers daring yang mengatakan bahwa dia telah menyewa seseorang untuk membunuh Bongbong apabila dirinya dibunuh lebih dulu.

“Saya telah berbicara dengan seseorang. Saya mengatakan jika saya terbunuh, bunuhlah BBM (Bongbong Marcos), (Ibu negara) Liza Araneta, dan (Ketua DPR) Martin Romualdez. Ini tidak main-main. Tidak main-main,” kata Sara Duterte dalam konferensi pers, Sabtu (23/11).

“Saya bilang, ‘jangan berhenti sampai Anda membunuh mereka’ dan dia mengiyakan,” lanjut putri eks Presiden Filipina Rodrigo Duterte itu.

Kementerian Kehakiman pun memanggil sang Wapres untuk meminta penjelasan atas pernyataannya tersebut. Wakil Sekretaris Kementerian Kehakiman Filipina Jesse Andres mengatakan Sara Duterte akan menghadapi konsekuensi hukum imbas pernyataannya.

Bongbong sementara itu telah buka suara terkait ancaman pembunuhan yang diterimanya. Ia menegaskan bakal melawan segala upaya kriminal terhadap dirinya.

Sejak mundur dari kabinet, hubungan Sara Duterte dan Bongbong memang tidak akur. Sara Duterte kerap mengkritik Bongbong dan ayahnya, Ferdinand Marcos Sr, menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang dan mencoba membasmi oposisi.

Banyak pihak menduga salah satu pemantik keretakan hubungan keduanya yakni terkait penangkapan Pendeta Apollo Quiboloy, sekutu keluarga Duterte selama puluhan tahun yang mendirikan gereja Kingdom of Jesus Christ (KOJC).

Apollo Quiboloy didakwa atas serangkaian tuduhan mulai dari pelecehan dan eksploitasi anak oleh otoritas Filipina, serta perdagangan seks anak oleh otoritas Amerika Serikat. Ia kini mendekam di penjara Kota Pasig usai ditangkap pada September.(CNN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com