seputar-Medan | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Medan Belawan mengeluarkan peringatan dini banjir rob yang diprediksi akan kembali melanda wilayah di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, dalam satu pekan ke depan.
Lewat surat peringatan dini yang diunggah di Instagram resminya, BMKG Stasiun Meteorologi Medan Belawan memprediksi banjir rob tersebut akan berlangsung pada 21-27 Mei 2024. Ketinggian pasang air lalu berpotensi mencapai 2,6 meter.
Info Medan: Waspada! Sepekan ke Depan Banjir Rob Kembali Landa Belawan
“Masyarakat pesisir diimbau waspada adanya fenomena banjir pesisir (rob) yang diprediksi berpotensi terjadi pada tanggal 21-27 Mei 2024 di wilayah sebagai berikut, pesisir Belawan dan sekitarnya,” demikian tertulis di surat yang dilihat, Selasa (21/5/2024).
Air laut pasang diprediksi di atas 2,3 meter yang terjadi pada pukul 12.00-16.00 WIB. Air pasang tertinggi diprediksi mencapai 2,6 meter, ketinggian tersebut diukur dari titik surut terendah.
Banjir rob ini diprediksi dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar Medan Belawan. Termasuk proses bongkar muat di pelabuhan.
“Hal ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan,” sambungnya.
Masyarakat Medan Belawan pun diimbau untuk waspada dan siaga terhadap dampak banjir rob. Masyarakat juga diimbau untuk memantau perkembangan cuaca dari BMKG.
Sebelumnya, Medan Belawan juga diterjang banjir rob pada 5-11 Mei 2024. Saat itu, ketinggian air pasang diprediksi mencapai 2,7 meter.
Namun, banjir tersebut ternyata dimanfaatkan warga untuk ramai-ramai berendam. Hal itu terlihat dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video itu, terlihat warga berendam di sebuah jalan di Kecamatan Medan Belawan.
Anak-anak hingga orang dewasa terlihat menikmati banjir rob tersebut dengan riang. Lokasi tersebut berada di Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.
“Air laut pasang atau banjir rob terjadi siang hari sekitar pukul 14.00 WIB hingga menjelang sore hari. Lokasi tersebut terjadi di daerah Bagan Deli, Belawan,” tulis dalam video yang beredar di media sosial baru-baru ini. (detiksumut/ss)


