Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Daerah

4 Remaja Ditangkap Warga Hendak Tawuran Pakai Senjata Tajam

Oleh Redaksi 15
Minggu, 28 Juli 2024
Foto: Polresta Banda Aceh saat menyerahkan kembali para remaja yang hendak tawuran kepada keluarga dan aparatur gampong, di Banda Aceh, Sabtu dini hari (27/7/2024).

Polresta Banda Aceh saat menyerahkan kembali para remaja yang hendak tawuran kepada keluarga dan aparatur gampong, di Banda Aceh, Sabtu dini hari (27/7/2024).

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Banda Aceh | Warga Gampong Ie Masen Kayee Adang Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh berhasil mencegah rencana tawuran remaja yang menggunakan senjata tajam, mereka lebih dulu diamankan sebelum melakukan aksinya.

“Iya, para remaja diamankan oleh warga Ie Masen Kayee Adang, karena membawa sajam untuk tawuran,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Syiah Kuala, Iptu Cut Laila Surya, di Banda Aceh, Sabtu (27/7/2024).

Kabar Daerah: 4 Remaja Ditangkap Warga Hendak Tawuran Pakai Senjata Tajam

Iklan Indako SeputarSumut

Adapun remaja yang diamankan warga tersebut tergabung dalam kelompok “Remaja Aceh Community (RAC). Mereka adalah MK (22) asal Aceh Timur, MA (17) asal Samalanga, MR (17) dan MB (18) asal Banda Aceh.

Para remaja itu membawa senjata tajam berupa parang, celurit, samurai, gergaji dan gir sepeda motor yang diikat tali pinggang sebagai pegangan.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (26/7) sekitar pukul 22,30 WIB, ketika salah seorang remaja berinisial MA menjumpai rekannya MB di gampong Ie Masen Kayee Adang untuk mengambil senjata tajam yang sudah mereka titip sekitar seminggu lalu.

Berita Terkait

OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat

Kebakaran Ruko Sembako di Batu Bara Tewaskan Pemilik Toko dan Lukai Dua Orang Usai Pertengkaran

“Lalu, remaja tersebut langsung diamankan oleh warga saat sedang melintas dengan memperlihatkan sajam nya kepada warga,” ujarnya.

Setelah diamankan warga, kata Cut Laila, para remaja tersebut dibawa ke Polsek Syiah Kuala Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Cut Laila menuturkan, berdasarkan hasil interogasi, kelompok remaja RAC itu rencananya bakal melakukan tawuran pada malam Minggu ini (27/7) di kawasan Lamnyong Banda Aceh dengan kelompok IKAO (Ikatan Keluarga Anti Onar).

“Namun, mereka lebih dulu ditangkap warga Gampong Ie Masen Kayee Adang untuk diserahkan kepada kami,” katanya.

Cut menyampaikan, kelompok remaja tersebut berasal dari beberapa gampong, mereka juga sering berkumpul di kawasan Ie Masen Kayee Adang, dan mempersiapkan senjata tajam untuk melakukan setiap aksi tawuran.

“Bahkan, saat pendataan kelompok RAC tersebut, dari 14 orang, ternyata ada satu remaja wanita yang juga bergabung dalam kelompok tersebut,” ujarnya.

Setelah dilakukan pendataan, lanjut Cut Laila, tiga dari empat remaja tersebut akhirnya dikembalikan kepada keluarga masing-masing dan perangkat gampong dalam Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Sementara satu orang yakni MA selaku ketua grup dibawa ke Polresta Banda Aceh beserta senjata tajam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami berharap kepada orang tua dan Tuha Peut Gampong untuk melakukan pembinaan kepada anak-anak nya, dan perangkat gampong untuk mengawasi juga pembinaan mereka,” kata Kapolsek.

Semetara itu, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditya Pratama juga meminta kepada orang tua dan perangkat gampong untuk melakukan pembinaan dengan baik, terutama terkait keagamaan. Pengawasan juga harus benar-benar dilakukan, sampai mereka bisa berubah menjadi lebih baik.

“Jika masih juga terulang dengan kegiatan yang sama, maka bagi anak usia sekolah akan kita rekomendasikan untuk dikeluarkan dari sekolah dan tidak diterima di sekolah lainnya,” demikian Kompol Fadillah. (antara)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com