Minggu, Juli 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Anggota DPRD Minta Wali Kota Medan Copot Camat dan Lurah Indisipliner

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Anggota DPRD Kota Medan Rommy Van Boy.(Ist)

Anggota DPRD Kota Medan Rommy Van Boy.(Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan – Anggota DPRD Kota Medan Rommy Van Boy mendukung langkah Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam menindak pejabat yang tidak disiplin (indispliner).

Bahkan Rommy mendesak agar Camat Medan Polonia Irfan Asardi Siregar dan Lurah Tegal Sari Mandala (TSM) II Ibnu Ridelsa, segera dicopot dari jabatannya karena dianggap tidak serius dalam menjalankan tugas.

Info Medan: Anggota DPRD Minta Wali Kota Medan Copot Camat dan Lurah Indisipliner

Iklan Indako SeputarSumut

Rommy menegaskan bahwa disiplin adalah hal mendasar dalam pemerintahan. Jika seorang camat dan lurah tidak bisa memberikan contoh yang baik dalam kedisiplinan, maka mereka tidak layak memimpin wilayahnya.

“Saya mendorong Wali Kota Medan untuk segera mengganti camat dan lurah yang tidak disiplin. Kita butuh pemimpin di tingkat kecamatan dan kelurahan yang benar-benar bekerja untuk masyarakat, bukan yang hanya duduk di jabatan tanpa tanggung jawab,” tegas Rommy, Sabtu (22/3/2025).

Rommy menambahkan, masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat dan efisien, bukan keterlambatan dan kelalaian dari pejabat yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemerintahan di tingkat bawah.

Berita Terkait

Wali Kota Medan Rico Waas Tampung Keluhan Banjir dan Jalan Rusak di Medan Labuhan serta Siapkan Solusi Infrastruktur

Wakil Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara ke-50 Tahun 2026

Dirinya menegaskan bahwa pemeriksaan Inspektorat harus diikuti dengan tindakan nyata, termasuk pencopotan pejabat yang tidak menunjukkan perbaikan.

“Jangan hanya diperiksa, tapi harus ada langkah nyata. Kalau memang tidak bisa bekerja dengan baik, lebih baik diganti saja dengan orang yang lebih kompeten,” ujar
Politisi Partai Golkar itu.

Rommy menekankan, birokrasi di tingkat kecamatan dan kelurahan harus diisi oleh pemimpin yang disiplin, cekatan, dan peduli terhadap masyarakat. Menurutnya, masyarakat tidak boleh dirugikan oleh pemimpin yang malas dan tidak bertanggung jawab.

“Kalau camat dan lurah tidak serius bekerja, kasihan masyarakat yang bergantung pada pelayanan mereka. Saya harap Wali Kota Medan segera mengambil keputusan tegas,” tambah legislator Dapil V tersebut.

Rommy juga menegaskan, DPRD Medan akan terus mengawasi kinerja para camat dan lurah untuk memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik. Jika ditemukan kasus serupa di kecamatan atau kelurahan lain, Rommy berjanji akan mendorong tindakan serupa agar pejabat yang tidak kompeten segera diganti.

Rommy Van Boy pun berharap agar seluruh camat dan lurah di Kota Medan bisa menjadikan kasus ini sebagai pelajaran. “Saya ingin seluruh aparatur di Kota Medan lebih disiplin dan bertanggungjawab,” pungkasnya..

Diketahui, Wali Kota Medan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (20/3/2025) di Kantor Camat Medan Polonia dan Kantor Lurah Tegal Sari Mandala III. Hasil sidak tersebut mengungkapkan bahwa Camat Medan Polonia tidak hadir di kantor hingga lebih dari satu jam setelah jam kerja dimulai.

Wali Kota yang tiba di kantor camat pukul 08.10 WIB terpaksa menunggu hingga pukul 09.20 WIB, tetapi camat tak kunjung datang.

“Bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kalau datang ke kantor saja tidak disiplin?” ujar Rico Waas dengan nada kecewa.

Sidak berlanjut ke Kantor Lurah Tegal Sari Mandala III, di mana Wali Kota Medan menemukan lurah setempat belum hadir hingga pukul 10.00 WIB. Staf kantor bahkan mengungkapkan bahwa lurah sering datang setelah pukul 12.00 WIB.

Melihat kondisi ini, Wali Kota langsung memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa kinerja kedua pejabat tersebut dan menyiapkan sanksi tegas jika terbukti lalai dalam menjalankan tugas. (BEN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • KAI Divre I Sumut Layani 140.747 Pelanggan Kereta Api Selama Masa Libur Sekolah 2026
  • Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Belum Padam Selama 6 Hari, Ratusan Warga Mengungsi akibat Asap Pekat
  • Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2027 Diprediksi Naik Akibat Lonjakan Komponen Operasional
  • Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang 1-0 atas Paraguay dan Lolos ke Perempatfinal
  • Iran Cabut Blokade Selat Hormuz dan Tetapkan Tenggat Waktu Negosiasi Damai dengan Amerika Serikat
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com