Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Apple-Google Hapus 20 Aplikasi Berbahaya

Oleh Redaksi 15
Rabu, 12 Februari 2025
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Apple dan Google kompak menghapus 20 aplikasi berbahaya dari toko aplikasinya masing-masing. Aplikasi yang diblokir diketahui membawa malware pencuri data selama hampir satu tahun.

Peneliti keamanan di Kaspersky mengatakan 20 aplikasi tersebut terinfeksi malware SparkCat yang sudah aktif sejak Maret 2024. Awalnya, tim Kaspersky menemukan malware tersebut di aplikasi pesan antar makanan ComeCome yang tersedia di Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Pernik Ragam: Apple-Google Hapus 20 Aplikasi Berbahaya

Iklan Indako SeputarSumut

Setelah diselidiki lebih jauh, malware itu juga ditemukan di 19 aplikasi lainnya yang tidak berhubungan, termasuk aplikasi ChatAi dan WeTink. Ternyata, 20 aplikasi tersebut sudah diunduh lebih dari 242.000 kali lewat Google Play Store.

Malware SParkCat menggunakan kode yang dirancang untuk membaca dan mencatat teks yang ditampilkkan di layar ponsel pengguna, menggunakan teknik yang dikenal dengan nama optical character recognition (OCR).

Peneliti Kaspersky menemukan malware tersebut bisa memindai gambar yang ada di galeri ponsel pengguna untuk mencari kata kunci yang biasa dipakai sebagai frase untuk memulihkan dompet mata uang kripto dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Korea.

Berita Terkait

5 Jenis Konsumsi Harian yang Berpotensi Mempercepat Penuaan Dini pada Wajah

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Setelah berhasil mengumpulkan frase yang diincar, hacker bisa menggunakannya untuk membobol dompet kripto dan mencuri semua isinya. Malware ini juga bisa mengumpulkan informasi sensitif yang ada di screenshot, misalnya password dan pesan.

Apple langsung menarik aplikasi yang bermasalah dari App Store pekan lalu, hanya beberapa hari setelah menerima laporan Kaspersky. Google kemudian mengikuti jejak Apple.

“Semua aplikasi yang teridentifikasi telah dihapus dari Google Play, dan pengembangnya telah diblokir,” kata juru bicara Google, seperti dikutip dari TechCrunch, Selasa (11/2/2025).

Juru bicara Kaspersky Rosemarie Gonzales mengatakan walaupun aplikasi yang bermasalah sudah ditarik dari toko aplikasi resmi, data telemetri mereka mengindikasikan malware tersebut masih tersedia di website dan toko aplikasi yang tidak resmi.

Pengguna iPhone dan Android diimbau lebih berhati-hati saat mengunduh aplikasi, terutama yang reputasinya tidak jelas. Juru bicara Google mengatakan pengguna Android sudah terlindungi dari versi malware ini yang diketahui berkat fitur keamanan bawaan Google Play Protect. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com