Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Arab Saudi Hapus Nama Palestina dari Peta di Buku Sekolah

Oleh Redaksi 15
Rabu, 5 Juni 2024
Foto: Bendera Arab Saudi

Foto: Bendera Arab Saudi. (Corbis via Getty Images/Eric Lafforgue/Art in All of Us)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Arab Saudi disebut telah menghapus nama Palestina dari peta buku teks sekolah, berdasarkan kurikulum pendidikan baru negara tersebut. Klaim ini dilaporkan oleh lembaga pemikir yang berbasis di Israel dan Inggris, IMPACT-se.

Melansir New Arab pada Selasa (4/6/2024), laporan lembaga pemikir pro-Israel tersebut menyebut kurikulum Saudi terbaru menunjukkan perubahan signifikan pada buku teks dari tahun ajaran sebelumnya, bahkan dalam terminologi.

Dunia Internasional: Arab Saudi Hapus Nama Palestina dari Peta di Buku Sekolah

Iklan Indako SeputarSumut

Salah satunya adalah gambar dari buku teks Studi Sosial dan Nasional 2023-2024 menggambarkan peta Arab Saudi dan negara-negara sekitarnya, tetapi wilayah Palestina dibiarkan tanpa nama. Ini tidak seperti peta dalam buku teks 2022.

Kata-kata yang dianggap “bermusuhan” dengan Israel dihapus dari beberapa teks dalam kurikulum, terutama istilah seperti “musuh” dan “musuh Zionis,” dan teks yang memperingatkan tentang ambisi Israel di wilayah tersebut dan upaya untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka juga dihapus.

Menurut IMPACT-se, buku teks tersebut merujuk Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan sebagai ibu kota Palestina, bukan seluruh Yerusalem.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Zionisme juga tidak lagi disebut sebagai “gerakan Eropa rasis”, dan bahasa lain yang sangat kritis terhadap Israel telah diubah.

Secara keseluruhan, 21 kasus sentimen anti-Israel dalam buku teks lama telah dihapus dalam kurikulum baru ini.

Perubahan tersebut diduga terkait dengan pembicaraan yang dimediasi AS yang berupaya menormalisasi hubungan antara Riyadh dan Tel Aviv.

Amerika Serikat (AS) awal bulan ini mengatakan bahwa mereka hampir mencapai pakta pertahanan dengan Arab Saudi, yang dapat membuka jalan bagi normalisasi Israel. Riyadh mengatakan tidak akan menjadi perantara hubungan dengan Israel sebelum negara Palestina diberikan, sesuatu yang ditolak oleh pemerintah sayap kanan

Riyadh mengatakan tidak akan menjadi perantara hubungan dengan Israel sebelum negara Palestina diberikan. Ini adalah syarat yang ditolak oleh pemerintah sayap kanan Israel.

Meski demikian belum ada konfirmasi dari Arab Saudi sendiri soal ini. Israel juga tak memberi pernyataan baru.

Akankah Terjadi Damai dengan Israel?
Perlu diketahui, operasi AS sendiri dalam menormalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Arab dimulai pada tahun 2017. Presiden AS saat itu, Donald Trump, menginisiasi Kesepakatan Abraham atau Abraham Accord, yang akhirnya menarik Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko untuk berhubungan secara diplomatik dengan Tel Aviv.

Setelah normalisasi itu, muncul laporan bahwa Washington sedang berupaya menginisiasi hubungan diplomatik antara Israel dan Arab Saudi. Namun hingga saat ini upaya tersebut belum terwujud.

Mantan Direktur CIA David Petraeus mengatakan bahwa hal ini disebabkan langkah Israel yang tidak mau tunduk pada “Solusi Dua Negara”. Ini merujuk skema ini akan ada dua negara di wilayah itu berdiri berdampingan, Israel dan Palestina.

“Jalan yang solid, komitmen yang kuat terhadap solusi dua negara dari Israel adalah pertanyaan terbesar bagi rencana normalisasi Israel dan Saudi,” ujarnya kepada CNBC International.

Sementara itu, Arab Saudi memang tidak mengakui Israel sebagai sebuah negara dan menolak mengakuinya sejak negara Yahudi itu merdeka pada tahun 1948. Namun, terdapat “kerja sama” yang terpisah antara keduanya dalam beberapa tahun terakhir, sehingga meningkatkan harapan akan perjanjian normalisasi.

Sejak akhir 2022, penerbangan Israel bisa melewai langit negeri itu. Ini seiring keluarnya aturan negeri tersebut yang mengizinkan semua penerbangan melintasi langit Arab Saudi tak terkecuali El Al, Israir dan Arkia, tiga maskapai penerbangan Israel. (cnbcindonesia/ss)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com