Jakarta, SeputarSumut – Semangka, meskipun dikenal sebagai salah satu buah yang sehat, enak, dan menyegarkan, ternyata tidak semua makanan bisa dikonsumsi bersamanya. Meskipun diklaim paling nikmat disantap saat cuaca panas, salah mencampur buah ini dengan makanan lain bisa berdampak fatal.
Bukannya kesegaran yang didapat, justru mengombinasikan semangka secara keliru dapat memicu berbagai gangguan pencernaan. Masalah yang mungkin timbul termasuk perut kembung, mual, hingga rasa tidak nyaman di lambung.
Pernik Ragam: Awas! 3 Makanan Ini Jangan Dimakan Bareng Semangka
Dilansir dari laman Healthshots, buah-buahan yang memiliki kadar air tinggi seperti blewah, melon, dan semangka, lebih baik dikonsumsi bersamaan sesuai dengan jenisnya. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa semangka dan melon cenderung dicerna lebih cepat dibandingkan dengan buah-buahan lain. Apabila dicampur dengan makanan atau buah yang memiliki laju pencernaan lebih lambat, proses ini bisa terganggu dan akhirnya menyebabkan perut terasa tidak nyaman.
Agar kesegaran semangka dapat dinikmati tanpa menimbulkan risiko kesehatan, berikut adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dimakan bersamaan dengan semangka, melansir dari berbagai sumber:
1. Telur
Mengonsumsi telur setelah menyantap semangka bisa memperlambat proses pencernaan. Telur mengandung protein dan asam lemak omega-3, sedangkan semangka sangat kaya akan air. Kombinasi kedua jenis makanan ini akan membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras. Akibatnya, hal ini bisa memicu perut kembung, rasa penuh, atau bahkan sembelit. Jika Anda ingin mengonsumsi keduanya, disarankan untuk memakan telur terlebih dahulu. Setelah itu, tunggu 1–2 jam, baru kemudian dilanjut dengan makan semangka untuk menghindari pemicuan gas dan kembung di perut.
2. Susu dan produk olahannya
Produk olahan susu seperti yogurt dan juga susu murni tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setelah makan semangka. Kandungan vitamin C yang terdapat dalam semangka berpotensi bereaksi dengan susu, yang dapat menyebabkan kembung, rasa mual, dan perut terasa berat. Selain itu, perpaduan cairan dari susu dan kandungan air yang tinggi pada semangka akan membuat perut semakin terasa penuh. Disarankan untuk mengonsumsi produk susu lebih dulu, lalu berikan jeda 1–2 jam sebelum Anda memakan semangka.
3. Makanan tinggi protein
Protein seperti yang ditemukan pada daging, ikan, kacang-kacangan, atau tahu-tempe membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna oleh tubuh. Sementara itu, semangka sendiri dicerna dengan sangat cepat. Ketika kedua jenis makanan ini dipadukan, semangka dapat menghambat kerja enzim pencernaan, yang pada akhirnya menyebabkan rasa penuh dan ketidaknyamanan dalam perut.
Lantas, mana yang sebaiknya dikonsumsi lebih dulu? Sebaiknya, konsumsi makanan berprotein lebih dulu, lalu berikan jeda minimal 1–2 jam, dan setelah itu Anda dapat melanjutkan dengan memakan semangka. Jangan makan semangka lalu langsung menyantap makanan berat, karena metabolisme berisiko terganggu dan pencernaan akan menjadi terhambat.
Semangka adalah buah yang sangat menyegarkan dan sehat, namun cara mengonsumsinya yang tepat adalah hal penting yang harus diperhatikan. Pastikan Anda selalu mengonsumsi makanan berat lebih dulu, lalu beri jeda beberapa saat sebelum makan semangka agar pencernaan tetap nyaman. Hindari mencampur semangka dengan makanan seperti telur, susu, serta makanan tinggi protein lainnya dalam waktu yang berdekatan.(*/cnni)


