Minggu, Juli 12, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Daerah

Banjir Susulan di Tapanuli Tengah Rendam Kecamatan Tukka dan Pandan Air Mencapai Ketinggian 1,5 Meter

Oleh Redaksi 15
Kamis, 21 Mei 2026
Foto: Bencana banjir susulan kembali menerjang wilayah Kecamatan Tukka dan Kecamatan Pandan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (20/5/2026).(Foto:warga)

Bencana banjir susulan kembali menerjang wilayah Kecamatan Tukka dan Kecamatan Pandan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (20/5/2026).(Foto:warga)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Tapteng, SeputarSumut — Bencana banjir susulan kembali menerjang wilayah Kecamatan Tukka dan Kecamatan Pandan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Fenomena alam ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang disertai dengan hantaman badai serta petir pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Peristiwa luapan air tersebut bergulir sesudah derasnya terjangan arus Sungai Aek Godang Hutanabolon dari area hulu mengakibatkan jebolnya tanggul di sejumlah titik. Limpahan air yang mengalir secara deras itu langsung merendam area permukiman rumah-rumah warga dan memaksa masyarakat untuk bergegas kembali mengungsi menuju tempat-tempat yang dinilai lebih aman.

Kabar Daerah: Banjir Susulan di Tapanuli Tengah Rendam Kecamatan Tukka dan Pandan Air Mencapai Ketinggian 1,5 Meter

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Untuk wilayah Kecamatan Tukka, seluruh kawasan desa dan kelurahan dilaporkan telah tergenang oleh luapan banjir. Guyuran hujan yang terus berlangsung sampai waktu tengah malam berakibat pada semakin naiknya debit air, di mana ketinggiannya dilaporkan menyentuh angka hingga 1,5 meter di beberapa lokasi.

Suasana di lapangan dirasakan kian mencekam lantaran jaringan aliran listrik terpantau padam di saat terjangan banjir sedang berlangsung. Kondisi lingkungan yang gelap gulita akhirnya memaksa penduduk untuk memanfaatkan perangkat lampu senter sebagai alat penerang seadanya kala menyelamatkan diri ke posko pengungsian.

“Di sekitar Masjid Jami, Kelurahan Bonalumban, air sudah mencapai seleher orang dewasa. Warga sudah mengungsi,” ujar David Sinaga.

Berita Terkait

Kios di Pasar Bakaran Batu Deli Serdang Hangus Terbakar

Angin Kencang Rusak Belasan Ruko Dan Rumah Di Aceh Utara

Aparat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tapanuli Tengah, Asler Panggabean, memberikan keterangannya bahwa kawasan Kelurahan Hutanabolon beserta Pasar Tukka turut didera oleh dampak banjir yang tergolong cukup parah.

Pihaknya menambahkan, jajaran tim BPBD telah dikerahkan dan meluncur ke sejumlah titik lokasi demi memberikan pertolongan serta membantu berjalannya proses evakuasi warga yang membutuhkan penanganan.

“Kami sudah mengimbau warga untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman, sebab air banjir yang cukup deras datang dari tanggul yang pecah semakin meninggi,” katanya.

Dampak luapan air nyatanya tidak hanya mengurung wilayah Kecamatan Tukka, melainkan ikut meluas hingga menyasar beberapa area di Kecamatan Pandan, seperti Kelurahan Pasar Baru, Kelurahan Sibuluan Nalambok, dan Kelurahan Sibuluan Terpadu.

Berdasarkan kesaksian seorang penduduk dari Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kunjungan Sihotang, genangan air banjir tersebut sempat meluap hingga menutupi area badan jalan dan memutus akses lalu lintas kendaraan.

“Tadi banjir sudah menutup badan jalan, kendaraan tidak bisa lewat lagi. Sekarang situasinya banjir sudah merendam sebagian rumah warga,” ujarnya.

Sampai dengan saat ini, lapisan masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan atas potensi munculnya banjir susulan, hal ini dikarenakan tingkat intensitas curah hujan di kawasan Kabupaten Tapanuli Tengah dinilai masih berada pada level yang cukup tinggi.(*/mst)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Penerapan Pendekatan Humanis Berdasarkan Jenjang Pendidikan Kunci Budaya Sekolah Aman
  • Program KAI Schooliday Hadirkan Edukasi Perkeretaapian Bagi Anak di Stasiun Medan
  • OJK dan BKKBN Sumut Bersinergi Tingkatkan Literasi Keuangan Keluarga di Deli Serdang
  • Jumlah Korban Tewas Gempa Bumi Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 4 Ribu Jiwa
  • IHSG dan Rupiah Kompak Menguat Tipis di Akhir Pekan
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com