Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Bentrok Berdarah di Suriah Sudah Menelan 1.383 Korban Tewas

Oleh Redaksi 15
Kamis, 13 Maret 2025
Foto: Sejumlah pasukan keamanan Suriah terlihat di jalan raya Tartous-Latakia di Provinsi Latakia, Suriah.

Sejumlah pasukan keamanan Suriah terlihat di jalan raya Tartous-Latakia di Provinsi Latakia, Suriah.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Damaskus – Ribuan orang tewas di Suriah akibat bentrokan berdarah yang terjadi sejak pekan lalu. Bentrokan tersebut melibatkan pasukan pemerintah Suriah dan para loyalis mantan Presiden Bashar al-Assad.

“Setidaknya 1.383 warga sipil, sebagian besar dari mereka adalah warga Alawi, tewas dalam gelombang kekerasan yang melanda pantai Mediterania Suriah,” kata pemantau perang di Suriah, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (12/3/2025).

Dunia Internasional: Bentrok Berdarah di Suriah Sudah Menelan 1.383 Korban Tewas

Iklan Indako SeputarSumut

Syrian Observatory for Human Rights menyebutkan bahwa para warga sipil tewas akibat eksekusi yang dilakukan oleh pasukan keamanan dan kelompok sekutu. Lokasi bentrokan berada di jantung pesisir Alawi, yang merupakan kampung halaman Bashar al-Assad.

Meskipun kekerasan di Suriah sedikit mereda, jumlah korban terus meningkat karena ditemukan lebih banyak mayat. Mayat-mayat tersebut ditemukan di ladang atau rumah-rumah warga.

“Kematian terbaru tercatat di provinsi pesisir Latakia dan Tartus, serta di provinsi tetangga Hama,” kata Syrian Observatory for Human Rights.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Organisasi tersebut menuding pasukan keamanan dan kelompok sekutu terlibat dalam eksekusi lapangan, pemindahan paksa, dan pembakaran rumah-rumah warga tanpa proses hukum yang jelas.

Kekerasan di Suriah dimulai pada Kamis (6/3/2025), ketika para loyalis Assad yang dibekali senjata melancarkan serangan terhadap pasukan keamanan pemerintah Suriah yang baru. Setidaknya 231 personel keamanan tewas dalam bentrokan tersebut, sementara 250 pejuang pro-Assad juga tewas.

Kantor Hak Asasi Manusia PBB melaporkan telah mendokumentasikan “eksekusi kilat” yang diduga dilakukan berdasarkan motif sektarian. Presiden Suriah, Ahmad al-Sharaa, telah berjanji untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan warga sipil dan membentuk komite pencari fakta.

Juru bicara komite tersebut, Yasser al-Farhan, menyatakan bahwa Suriah bertekad untuk mencegah balas dendam yang melanggar hukum dan memastikan tidak ada impunitas.

Pihak berwenang juga mengumumkan penangkapan sedikitnya tujuh orang sejak Senin (10/3/2025) atas dugaan pelanggaran terhadap warga sipil.

Hayat Tahrir al-Sham (HTS), cabang dari Al-Qaeda yang kini beroperasi di Suriah, masih dianggap sebagai organisasi teroris oleh beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.

Sejak penggulingan Assad pada Desember 2024, banyak warga Alawi yang hidup dalam ketakutan akan balas dendam terhadap pemerintahan yang brutal. (metro)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
  • Realisasi APBN Sumatera Utara Mei 2026 Optimal Dorong Pemulihan Pasca Bencana dan Berdayakan UMKM
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com