Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Bentrokan India-Pakistan: 31 Sipil Tewas-57 Luka!

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 10 Mei 2025
Foto: Reruntuhan rumah yang hancur akibat pertikaian antara pasukan India dan Pakistan di Salamabad.

Reruntuhan rumah yang hancur akibat pertikaian antara pasukan India dan Pakistan di Salamabad.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Sebanyak 31 orang tewas dan 57 lainnya luka-luka dalam serangan yang dilancarkan India terhadap wilayah Pakistan dan baku tembak yang terjadi setelahnya antara tentara Pakistan dan India di Garis Kontrol (Line of Control/LoC).

Daerah ini merupakan perbatasan de facto pembagi wilayah Kashmir yang disengketakan, demikian disampaikan juru bicara sayap media militer Pakistan pada Rabu (7/5).

Dunia Internasional: Bentrokan India-Pakistan: 31 Sipil Tewas-57 Luka!

Iklan Indako SeputarSumut

India melancarkan “pelanggaran gencatan senjata” berskala besar di area-area perbatasan sepanjang Rabu, menyusul serangan pada Selasa malam (6/5) dan Rabu dini hari terhadap rumah-rumah dan masjid-masjid yang menyasar warga sipil di wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan dan di Provinsi Punjab, Pakistan timur, papar Direktur Jenderal Hubungan Masyarakat Antarlayanan (Inter-Services Public Relations/ISPR) Pakistan, Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, kepada media dalam sebuah jumpa pers.

Chaudry menyatakan bahwa Pakistan telah merespons secara efektif dengan menargetkan markas brigade India, markas batalion, dan beberapa pos militer di sepanjang LoC di wilayah Kashmir, maupun di sepanjang batas kerja (working boundary) antara Punjab di Pakistan dan Kashmir yang dikuasai India selama baku tembak yang berlangsung sepanjang hari tersebut.

“Kami mempersiapkan diri dengan baik. Pakistan tidak mencatat adanya korban tempur selama baku tembak itu, dan Angkatan Udara Pakistan tidak kehilangan pesawat atau aset apa pun selama serangan tersebut,” urai Chaudry.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kepala ISPR itu menyampaikan bahwa jet-jet tempur India menyerang enam lokasi di dalam wilayah Pakistan, namun Angkatan Udara Pakistan menanggapinya dengan menembak jatuh lima jet tempur India secara akurat.

Selain itu, tentara Pakistan telah menembak jatuh tujuh drone mata-mata dan drone tempur India, serta menangkap dua drone lainnya menggunakan teknologi canggih, imbuh Chaudry.

Seorang anak memeriksa reruntuhan rumahnya yang hancur akibat pertikaian antara pasukan India dan Pakistan di Salamabad di dekat Garis Kendali, sekitar 110 km utara Srinagar, ibukota wilayah Kashmir yang dikendalikan India. Xinhua/Javed Dar
“Kami mempersiapkan diri dengan baik. Pakistan tidak mencatat adanya korban tempur selama baku tembak itu, dan Angkatan Udara Pakistan tidak kehilangan pesawat atau aset apa pun selama serangan tersebut,” urai Chaudry.

India menuding Pakistan menampung kamp-kamp teroris, tetapi setelah Pakistan mengundang media lokal dan asing untuk menginspeksi lokasi-lokasi yang dituduhkan itu, India meluncurkan serangan tak terduga pada malam hari di lokasi-lokasi tersebut, imbuh Chaudhry.

Pakistan berhak menanggapi hal itu dengan bentuk pertahanan diri pada waktu yang ditentukannya, ujar Chaudry. Dia menambahkan bahwa komitmen negara tersebut pada perdamaian hendaknya tidak disalahartikan sebagai kelemahan.

Sembari berupaya mewujudkan stabilitas regional, Pakistan tidak akan ragu-ragu untuk bertindak tegas jika diprovokasi, kata Chaudhry. (antara)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com