Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Bus Sekolah di Pakistan Meledak, Diduga Bom Bunuh Diri

Oleh Redaksi 15
Rabu, 21 Mei 2025
Foto: Ilustrasi

Ilustrasi

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Sebuah serangan yang diduga merupakan bom bunuh diri telah menghancurkan sebuah bus sekolah di distrik Khuzdar, Provinsi Balochistan, yang terletak di barat daya Pakistan pada hari Rabu, 21 Mei. Insiden ini terjadi ketika bus tersebut sedang dalam perjalanan.

Insiden tragis ini mengakibatkan kematian setidaknya empat anak dan melukai lebih dari 30 orang lainnya.

Dunia Internasional: Bus Sekolah di Pakistan Meledak, Diduga Bom Bunuh Diri

Iklan Indako SeputarSumut

Menurut informasi yang disampaikan oleh pejabat setempat, ledakan terjadi saat bus tersebut sedang dalam perjalanan mengangkut siswa dari sekolah yang dikelola oleh militer Pakistan.

“Sebuah bus yang membawa anak-anak dari Sekolah Umum Militer (Army Public School/APS) menjadi sasaran bom. Jenis ledakan masih dalam penyelidikan,” ujar pejabat tinggi distrik Khuzdar, Provinsi Balochistan, Yasir Iqbal Dashti, kepada AFP.

“Penyelidikan awal mengindikasikan bahwa ini adalah serangan bom bunuh diri,” tambahnya.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Seorang pejabat senior kepolisian yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi jumlah korban tewas kepada AFP. Ia bahkan menyebutkan angka korban tewas masih mungkin bertambah.

Sementara itu, dalam keterangan resminya, ,militer Pakistan sendiri menyatakan jumlah korban tewas mencapai lima orang, termasuk tiga anak.

Sekolah APS diketahui merupakan sekolah anak-anak dari keluarga personel militer maupun warga sipil yang tinggal di wilayah tersebut.

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi bus sekolah yang hancur, dengan jendela-jendela pecah dan tumpukan tas sekolah diletakkan di dekat lokasi kejadian.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif dalam pernyataannya menyampaikan “belasungkawa” kepada keluarga para korban yang menjadi sasaran “kebiadaban”.

Sharif juga menuduh musuh bebuyutan Pakistan, India, berada di balik serangan ini. Ia menilai New Delhi secara rutin mendukung kelompok-kelompok militan di Pakistan, termasuk separatis Baloch yang dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan intensitas serangan.

Kelompok Tentara Pembebasan Baloch (Baloch Liberation Army/BLA) merupakan kelompok militan paling aktif di Pakistan terutama di wilayah barat daya negara itu. Milisi itu sering melancarkan serangan mematikan terhadap aparat keamanan.

Namun, cabang lokal kelompok Islamic State serta Taliban Pakistan juga kerap mengklaim serangan-serangan baru-baru ini.

“Teroris yang beroperasi di bawah perlindungan India dan menyerang anak-anak tak bersalah di dalam bus sekolah merupakan bukti nyata permusuhan mereka,” tulis pernyataan Sharif.

Militer Pakistan juga menyebut serangan pada Rabu itu sebagai aksi yang “direncanakan dan diatur oleh India.”

Hingga kini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Insiden ini terjadi kala ketegangan antara Pakistan dan India memanas.

Dua negara bersenjata nuklir bahkan sempat terlibat perang singkat di perbatasan menyusul serangan milisi di Pahalgam, Kashmir bagian India, yang menewaskan 26 turis pada akhir April lalu.

Setelah saling menembak rudal dan baku tembak di perbatasan, India-Pakistan akhirnya sepakat melakukan gencatan senjata setelah dimediasi oleh Amerika Serikat.(sg/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com